Keberhasilan menjalankan misi dakwahnya berkat ketulusan & kesederhanaan

Metode dakwah yang digunakan Syekh Maulana Ilyas untuk menyeru manusia kepada Islam terbilang sederhana. Caranya, dengan mengorganisasi unit-unit tabligh yang terdiri atas sekurang-kurangnya sepuluh orang dan mengirim mereka ke berbagai kampung.

Unit-unit tabligh itu, dikenal sebagai halaqah (kelompok). Mereka akan mengunjungi sebuah kampung, mengundang kaum Muslim setempat untuk berkumpul di masjid atau suatu tempat pertemuan lainnya. Lalu mereka menyampaikan pesan dakwah Islamiyah, salah satunya menyampaikan enam tuntunan. Para pendengar dakwah juga diajak mengikuti shalat jamaah di masjid.

Enam tuntunan yang disampaikan oleh unit-unit tablig itu:

Pertama, yakin terhadap kalimah sayahadat, ‘’Tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad utusan Allah’’.

Kedua, shalat khusyuk dan khudu, yaitu shalat dengan konsentrasi batin dan rendah diri dengan mengikuti cara yang dicontohkan Rasulullah.

Ketiga, ilmu ma’adz dzikr, yakni melaksanakan perintah Allah setiap saat dan keadaan dengan menghadirkan keagungan Allah serta mengikuti cara Rasulullah.

Keempat, ikramul Muslimin, yakni memuliakan sesama Muslim dengan menunaikan kewajiban pada sesama Muslim tanpa menuntut hak kita ditunaikannya.

Kelima, tashihun niyah, yakni membersihkan niat dalam beramal semata-mata karena Allah.

Keenam, dakwah dan tabligh, yakni menggunakan diri, harta, dan waktu seperti yang diperintahkan Allah.

Enam tuntunan itu merupakan landasan ideologi Jamaah Tablig dan harus ditaati oleh seluruh anggota. Syekh Maulana Ilyas belakangan menambahkan peraturan lain yang meminta para jamaahnya untuk tak penyia-nyiaan waktu.

Keberhasilan Jamaah Tablig dalam menjalankan misi dakwahnya  berkat ketulusaan  anggota dan pengikutnya, kesederhanaan,  serta  pesan-pesan dakwah yang non-kontroversial dan non-sektarian, dan pada daya pikat personal langsungnya kepada setiap Muslim yang menjadi sasaran dakwah mereka

3 thoughts on “Keberhasilan menjalankan misi dakwahnya berkat ketulusan & kesederhanaan

  1. Kalau dipikir-pikir,walau saya belum ikut khuruj,tapi saya salut dengan mereka,karena cacian dan hinaan mereka terutama dari kelompok SALAFI yang maaf (orang-orangnya g*bl*k2 serta memiliki hati sekeras batu).

    justru cacian dan hinaan mereka (SALAFI) kepada mereka(jamaah tabligh) dijawab dengan semakin berkembangnya jamaah ini(TABLIGH)jd sekarang bisa disimpulkan SALAFI itu sesat dan menyesatkan,karena orang SALAFI itu menyalahkan orang tabligh yg katanya bodoh2 gak tau ilmu,tapi coba kita brpikir sejenak,katakanlah mereka (orang2 tabligh)adlh org yg bodoh2,tapi mereka ini adalah orang goblok yg ngajak orang untuk pinter,ga percaya?

    lihat dakwah mereka,mereka slalu mengajak orang sholat di masjid,krn pahalanya 27derajad dibanding dgn sholat sndiri di rmh yg cuma 1pahalanya,apa itu ajakan sesat?mereka telah mengajak manusia untuk tahu nilai amal,shg kita cenderung utk smgat prgi kemasjid karena dakwah mereka.bndingkan dgn salafi yg slalu merasa plg benar yg dia bahas hny mslah bid^ah saja,pdhal itu juga bid^ah.

  2. Jadi teringat bayan subuh tadi pagi:
    Seseorang (Tono) berteriak-teriak: Baksoo… baksoo… baksoo… dengan mendorong gerobak basko
    Kesimpulannya : Tono adalah >>>Tukang Bakso<<>>>tukang sol sepatu<<<>> tukang…..?????<<<<

  3. saya dari orangNU sangat suka dengan jamaah tabligh,sufi,para ulama dan auliya…saya suka jamaah tabligh tidak bosan bosannya mengajak orang awam untuk shalat berjamaah di masjid semoga kita kaum muslim baik itu NU,Muhammadiyyah,Persis,dan jamaah tabligh semakin akur kecuali untuk salafi yang suka mengkafirkan sesama islam dan takabur(merasa diri paling benar) untuk NU,Muhammadiyyah,Persis,dan jamaah tabligh kami sangat menghormati kalian tapi tidak untuk salafi wahabi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s