Saya Suka Jamaah Tabligh

Saya Suka Jamaah Tabligh

OPINI | 21 May 2010 | 15:33 786 4 1 dari 1 Kompasianer menilai Aktual

sumber : http://sosbud.kompasiana.com/2010/05/21/saya-suka-jamaah-tabligh/


“beke landur o (bahasa mandar) yang artinya ada kambing lewat. Naudzubillahi min dzalik, kalimat ini pernah diungkapkan seseorang ketika melihat rombongan jamaah tabligh lewat” kata seorang ustadz pada sebuah khutbah Idul Fitri menceritakan pandangan masyarakat terhadap kelompok satu ini. Kelompok yang menurut mereka ini tidak mempunyai nama khusus seperti organisasi keaagamaan pada umumnya ini memang sangat kontroversial. Banyak yang mencela kelompok ini namun dibalik celaan ini kelompok ini malah semakin banyak massanya.

Seperti yang selalu saya dengar pada pengajian di Markas Kerung-Kerung Makassar, Allah Subahanahu Wataala berfirman yang artinya “Barangsiapa yang menolong agama Allah maka Allah akan menolongnya dan meneguhkan kedudukannya”. Prinsip itulah yang mereka pakai dalam berdakwah. Pemikiran kita yang sudah dirasuki bermacam-macam isme mulai dari liberalisme sampai sekularisme yang mendorong kita berpikiran bahwa sebagian dari ummat muslim yang keluar di jalan Allah itu adalah perbuatan orang kurang kerjaan dan tidak baik untuk keluraganya. Padahal sebelum mereka keluar di jalan Allah mereka telah memastikan apa yang mereka tinggalkan untuk keluarganya dan siapa yang bertanggung jawab atas keluarga mereka selama mereka keluar di jalan Allah.

Mengapa juga kita harus menaikkan alis kita sambil mengkerutkan dahi kita ketika melihat jamaah yang satu ini. Lihatlah kembali pada diri kita, apa yang telah kita lakukan untuk agama ini. Sudah pernahkah kita mengajak seseorang untuk sekedar ke masjid untuk shalat berjamaah. Jika ya maka kita telah termasuk dalam bagian Jamaah Tabligh itu sendiri tetapi jika belum maka jangan coba-coba menghina-hina Jamaah Tabligh.

Bagi saudara-saudara sekalian yang masih berargumen negatif terhadap Jamaah Tabligh silahkan datang sendiri ke markasnya maka saudara-saudara akan melihat sendiri bagaimana keakraban di masjid mereka, bagaimana mereka shalat berjamaah tata caranya persis sama dengan kita bahkan lebih baik karena masjid mereka lebih makmur daripada masjid kita yang sepi layaknya kuburan. Di sana anda tidak akan menemukan kepangkatan duniawi tetapi kepangkatan ukhrawi, bisa saja di sebelah anda ketika shalat adalah seorang Kapolda atau seorang guru besar atau seorang pengusaha. Identitas duniawi mereka sama sekali. Bahkan seorang pencuri yang insafpun bisa bertemu dengan Polisi yang memburunya.

7 thoughts on “Saya Suka Jamaah Tabligh

  1. kepada saudara ku yg di jt teruskan dakwah antum apalagi klu dakwah antum dibekali ilmu ilmu syari seperti nabi muhamad saw ketika mengutus sahabat untuk berdakwah kenegri orang beliau selalu membekali nya dngan ilmu yang cukup sehingga orang yg kita dakwahi beragama sesuai dngan tuntunan yaitu Alquran dan sunnah yang shahih dengan pemahaman para sahabat, syukron

  2. Alhamdulillahirobbil’alamin………
    Jamaah Tabligh bukanlah sebuah golongan atau aliran. tp JT adalah sekumpulan orang yang mau menghidupkan kemurnian ajaran Rosulullah SAW yg suci. mgkin masih banyak diantara saudara kita yang muslim yang belum memahami apa dan bagaimana JT itu, tetapi mereka tidak mau mencarai tahu. kebanyakan dari penilaian miring terhadap JT berawal dari ketidak sukaan yang tidak berdasar. oleh karena itu, setiap kita melakukan penilaian terhadap sesuatu hendaknya kita harus ada posisi yang netral dan tidak berpihak pada salah satu golongan. sehingga kita akan tahu mana yang benar menurut aturan Allah yang disampaikan oleh Rosulullah dan mana yang tidak sesuai dengan ajaran Rosulullah SAW. tidak logis orang mengatakan kalau buah durian itu berbahaya dan tidak bisa dimakan karena banyak durinya, padahal dia hanya tahu lewat gambar saja dan tidak pernah merasakan nikmatnya buah durian. murnikan hati dengan kejujuran untuk menerima bahwa kebenaran adalah kebenaran.

  3. orang yang tdak suka dgan jama’ah tabligh adlah orang yang hubbud dunya(cinta dunia),, maka bgitu pula dgan ulama apabila mreka tdak suka bhkan bnci dgan jama’ah tabligh mka ktahuilah ssungguh x mreka adlah ulama yg cnta dunia ……………

  4. Sebenarnya lebih enak dirumah berkumpul dengan keluarga, tidur ditempat nyaman, makan dengan enak (tidak perlu susah payah), bermain dengan anak, bercumbu dengan istri, bekerja sebagaimana biasa, tidak perlu keluar biaya.

    Seandainya Rasulullah dan para sahabat juga demikian, maka bagaimana mungkin agama akan tersebar, tetapi saudara2 kita ini mereka telah membuat satu keputusan, keluar adalah untuk belajar dan mengajak orang lain untuk sama2 belajar, setidak-tidaknya mereka telah membuat pengorbanan untuk membuktikan cintanya kepada Allah dan Rasul-Nya. Buktikan cintamu …!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s