Gajah mati meninggalkan gading, kalau Blogger meninggal apa yang ditinggalkan ?

Dalam perjalanan silaturahmi kemarin ke http://mbak-diah.blogspot.com di German, saya mendapatkan pengalaman yang menarik. Pada waktu itu setelah selesai membaca postingan dan memberikan comment, saya siap – siap untuk keluar melanjutkan blog walking , tetapi secara tak sengaja mata saya terhenti pada dua baris kata yang aneh dan menarik buat saya karena baru pertama kali selama perjalanan di dunia maya menemukan yang seperti itu.

Dua baris kata itu terletak di sidebar sebelah kiri pada widget link sahabat mba diah, memang terkadang nama – nama link itu asing dan aneh tidak seperti yang biasa kita temukan dalam percakapan sehari2 tetapi nama link yang saya lihat itu benar2 aneh, mau tahu?

Almarhumah Inong , kenapa nama depannya ada almarhumahnya ? tanya saya dalam hati, itu yang membuat saya mengurungkan niat saya untuk keluar dari blognya mba diah, saya memutuskan untuk mencari tahu dengan jalan meng-klik link tersebut , setelah menunggu beberapa saat …..terbukalah sebuah blog yang menggambarkan keceriaan dua orang anak kecil yang tertawa riang di bagian main postnya, sedangkan di sidebar sebelah kiri terpampang wajah seorang wanita dengan menggunakan kerudung tampak tersenyum menyambut setiap pengunjung yang datang.

Pikiran saya yang pertama kali adalah menyapa pemilik blog sekaligus meninggalkan jejak saya di shoutbox yang juga telah di isi oleh pengunjung sebelumnya, tidak ada yang aneh pada blog itu sehingga saya terlupa dengan judul pertama yang membuat saya tertarik singgah ke blog tersebut dikarenakan suasana yang menggambarkan kehidupan dan keriangan si pemilik blog dan anak – anaknya.

Kemudian saya mulai membaca postingan yang ditulis oleh beliau plus commentar – commentar yang yang ada, saya baca mulai dari atas sampai bawah, barulah saya menyadari bahwa ada kejanggalan disana , dari comment pertama isi terlihat bahwa semua baik – baik saja, bunda masih sehat, kemudian comment berikutnya menyatakan bahwa bunda sedang sakit, sampai komentar berikutnya mulai ada kata – kata duka yang menyatakan bahwa pemilik blog ini yaitu bunda inong telah meninggal dunia……….sampai komentar – komentar berikutnya menyatakan kesedihan dan rasa belasungkawa untuk menguatkan hati keluarga yang ditinggalkannya.

Saya sempat termenung melihat semua ini, berada didalam sebuah blog yang pemiliknya telah tiada. Seseorang yang dulu mengendalikan blog ini, memasukkan postingan, menjawab komentar yang masuk, kunjungan balik, menjawab salam di shoutbox, blog walking dan memasang banner kini sudah tiada, tiada lagi sosok yang akan menjawab salam kita di shoutbox atau yang akan mengunjungi balik blog kita atau memberikan komentar di b log kita, dia telah tiada . Bahkan di dunia maya pun ada kematian.
Saya tersadarkan kembali bahwa saya juga akan mengalami hal seperti itu, meninggalkan bekas yang akan tetap hidup. Setiap Kaum meninggalkan bekas, ada bekas yang baik dan ada bekas yang buruk, semua bekas bisa dijadikan pelajaran, yang buruk kita belajar untuk tidak mengikutinya adapun bekas yang baik kita belajar untuk meneladaninya……

Kita latih mulai dari sekarang diri kita untuk mulai meninggalkan bekas – bekas yang baik sebelum kita kehabisan waktu untuk berbuat baik, dan kehilangan kesempatan untuk menghapus bekas kita yang kurang baik…………
Mungkin suatu saat anak cucu kita akan menemukan bekas – bekas kita, maka kita niat dan usaha untuk meninggalkan bekas – bekas yang bisa dijadikan teladan dan bisa dijadikan pelajaran yang baik…………

Kalau gajah mati meninggalkan gading , Harimau mati meninggalkan belang, maka kalau blogger mati meninggalkan ???????
pemikiran | postingan
Menurut anda????????

13 thoughts on “Gajah mati meninggalkan gading, kalau Blogger meninggal apa yang ditinggalkan ?

  1. “Apabila Anak Adam mati, maka putuslah segala amalnya ,kecuali tiga perkara:
    1. Shodaqah jariyah
    2. ILMu yang brmanfaat
    3. DoA anak yng sholeh “.

    Mari qt brlmba mwujudkn itu smua sebelum waktu kita habis. Pun didunia nyata. Sisihkn harta tuk pmbangunan masjid(mengingat brap banyak pulsa yang qt keluarkan untuk membangun “blog” *hehe-^_^gak nyinDir), didiklah anak2 qt sbaik mgkn dgn mgenalkn pd Rabb-Nya sedini mungkin. Dan pergunaknlah kmjuan teknologi blog ini dgn bijaksana untk proyek Akhrt qt kelak.

    ….Wallahualam bishowab. …

  2. SgLa Puji bg ALLAH … yg tlh mbrkn qt akal &pikiran serta hati untk merasa.
    Smga mndapat manfaat dgn mlengkapinya. O ya bung NN, blognya gk bisa pake komen Anonymous ya?. Sy dah ketik panjang2 eh,jd ilang. Sory nih ngash tau disini (Peace Bung Adit) Pdhl mau ksh tausyiah menyejukkan..(eh,kalo kurang sejuk masukkan kulkas ya-halah) afwan sekian .wasalam…

  3. saya juga pernah punya teman seorang blogger yang meninggal dunia. nickname-nya bebek bisa diliat di http://www.ibebek.net, di blogroll saya juga diberi “gelar” (alm). coba lihat aja di blog saya http://hielmy.web.id *tiba2 iklan*
    kesimpulannya seorang blogger mati meninggalkan tulisan yang penuh akan tumpahan pikiran sang blogger.

  4. saya mengenal almarhumah dengan sangat baik, dia salah satu sahabat saya, bukan krn dunia maya, tp kami bertemu seblm ngeblog jadi trend…
    dan dia emang seseorang yang punya kenangan yg dalam bg para sahabatnya, kebaikannya ga akan pernah bisa dilupakan…al fatihah…

    semoga apa yg sekarang juga saya lakukan akan dapat memberikan manfaat bagi manusia lain…

    keep write…nice to know you…

  5. To Rien : Semoga Keluarga yang ditinggalkan senantiasa dalam lindungan Allah dan dibimbing kejalan yang lurus dan kepada almarhumah supaya di ampuni dosa2 nya dan diluaskan kuburnya

  6. Almarhumah Inong adalah juga teman saya, teman dalam berbagai bermilis yg kami ikuti bersama jaman dahulu kala, saya juga sering baca blognya ketika saya belum punya blog. Kami sudah saling bertemu (ada ceritanya di blog alm). Sedih ketika waktu itu diberi tahu dia sakit dan akhirnya tiada, sayang saya nggak sempat melihatnya utk yg terakhir kali. Kalau melihat di link saya, ada pula nama alm, tadinya saya tulisan “inong in memoriam, kemudian saya ganti namanya saja(krn waktu itu saya pikir kepanjangan).

  7. Assalamualaykum wr.wb
    Maaf baru buka blogger lg, sebenarnya mbak belum mengenal almarhumah sama sekali, sekali mbak pernah masuk ke blog almarhum, dan tertarik dg ilmu resep masakan yg ia tulis, lalu ada niat untuk menyapa dan kenalan, tp keburu anak menangis jd urung wkt itu, selang beberapa hari, saya terkejut ketika saya buka blog almarhum sudah penuh dg sapaan belasungkawa, ada rasa sedih yg mendalam sekali, aneh memang belum kenal tp sudah sedih spt kenal lama, bahkan membaca tulisan aditya pun mbak smpi menangis, semoga saja almarhumah diterima di sisi Alloh dan ilmu yg ia tulis di blog dunia maya dpt membuahkan pahala krn mbak yakin banyak yg belajar dr resepnya dan isi blognya almarhum.

    wassalam,
    mbak diah
    http://mbak-diah.blogspot.com

  8. Pingback: Gugatan Pencemaran Nama Baik Bukti Ke-tidakpercayadiri-an(?) « Abdal Malik Kroya

  9. Pingback: blogger pun bisa/akan/pasti mati « Hey, Awik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s