Gratis Sepanjang Masa

Suatu sore, seorang anak menghampiri ibunya di dapur. Kemudian anak tersebut menyerahkan selembar kertas yang telah di tulisinya. Setelah sang ibu mengeringkan tangannya dgn celemek, lalu ia membaca tulisan itu dan inilah isinya :

Untuk memotong rumput, dua ribu rupiah
Untuk membersihkan kamar tidur, seribu rupiah
Untuk pergi ketoko disuruh ibu, lima ratus rupiah
Untuk menjaga adik waktu ibu belanja, lima ratus rupiah
Untuk membuang sampah, seribu rupiah
Untuk nilai raport yang bagus, tiga ribu rupiah
Untuk membersihkan dan menyapu halaman, lima ratus rupiah
jadi jumlah utang ibu = Delapan Ribu Lima Ratus

Sang ibu memandangi anaknya dengan penuh harap.
Berbagai kenangan terlintas dalam benak sang ibu,
kemudian ia mengambil pulpen, membalikkan kertasnya, lalu ia menulis:

Untuk sembilan bulan ibu mengandung kamu, GRATIS
Untuk semua malam ibu menemani kamu , GRATIS
Untuk mengobati kamu dan mendoakanmu, GRATIS
Untuk semua saat susah dan airmata dalam mengurusmu, GRATIS
Untuk semua mainan, makanan, baju dan mainan dan semua, GRATIS
Anakku…..seandainya kamu menjumlahkan semuanya,
Akan kau dapati bahwa seluruhnya adalah GRATIS

Seusai membaca apa yang ditulis ibunya, sang anak pun berlinang air mata kemudian sang anak menatap wajah ibunya, ia berkata: ” Bu, aku sayang sekali sama ibu”
Lalu anak itu mengambil pulpen dan menulis sebuah kata dengan huruf – huruf besar :

LUNAS

Oleh- oleh Jum’atan dari selebaran

7 thoughts on “Gratis Sepanjang Masa

  1. Hmm… gratis?
    Saya bukan ibu gratisan.
    Untuk setiap yang saya lakukan buat anak-anak, saya menuntut imbalan ini: saya ingin anak2 saya selalu inget Allah, juga baik dan jujur.

    Hari gini jarang ada yg gratisan, Tante.

  2. Hi! My name is Project 71. Weird name I know, but my masters are weird too. My masters apologize for such an out-of-context comment and they know how painful such spamlike comments are. But, say masters, how else are we to present something good to the world. By that they mean me😀. Kindly see what I am about. Won’t take you more than 22s to read… http://www.project71.com/readme Enjoyy!

  3. To : Tante, Subhanallah harapan dan keinginan yang baik tuh tan, semoga Allah kabulkan……hidayah di tangan Allah semoga Allah turunkan hidayah kepada anak tante dan anak2 kita semua supaya generasi nanti adalah generasi yang berjalan di muka bumi membawa cahaya kebaikan.

  4. jadi inget dulu aku sering sekali nuntut macem2 sama mama…sekarang setelah mama gak ada dan aku become a mother…rasanya mau nangis teriak minta maaf sama mama….

  5. saya yang mau nangis ngeliat ibu diana kaya gitu…..semoga penyesalannya membuat ibunya bahagia dan menjadikan ibu diana lebih baik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s