Nabi Palsu Menelanjangi Agama

Bagaimanakah perasaan kita apabila kita disuruh memakan buah yang kulitnya sudah dikupas sedangkan buah itu berada diatas tanah?Mau…..? Tanpa pelindung, terkena debu, kuman, virus dan berbagai macam benda asing yang menempel pada buah tersebut, yang pasti tidak sesegar dan sehygienis kalau buah itu masih terlindung di balik kulitnya.

Allah SWT menciptakan buah terdiri dari Isi dan Kulit, masing masing saling mendukung agar bisa dikonsumsi oleh manusia ataupun binatang. Kulit dibagian luar melindungi isi dari material – material yang dapat menggangu standart isi supaya tetap baik dan tidak mengganggu proses dari mentah sampai matang dan siap dikonsumsi.

Akhir – akhir ini banyak sekali bermunculan nabi – nabi palsu, orang – orang yang mengaku dirinya telah mendapat wahyu untuk menjadi nabi dan menghilangkan syariat – syariat yang sebelumnya kemudian digantikan dengan syariat- syariat baru.

Keyakinan bahwa Tidak ada Tuhan selain Allah Dan Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah yang terakhir diganti. Posisi Nabi Muhammad SAW digantikan oleh mereka yang mengaku sebagai Nabi, syariatnya pun diganti.

Shalat, puasa dan Haji tidak perlu dilakukan lagi secara lahir(syariat) cukup dengan niat(hakikat) menurut mereka, padahal belum tentu mereka paham apa itu hakikat, itu sama saja dengan menelanjangi agama…..cukup dengan isi tanpa kulit, tidak menggunakan syariat yang diperintahkan oleh Allah SWT dan dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW dan para shahabat RA.

Nabi Muhammad SAW yang tentunya adalah manusia yang terjamin keselamatannya di akhirat kelak dan terjamin tempatnya di syurga serta posisinya yang mulia di sisi Allah SWT. Beliau adalah manusia yang paling mengerti tentang agama ini yang termasuk didalamnya ada syariat dan hakikat. Nabi Muhammad SAW senantiasa menjalankan perintah – perintah Allah secara fisik seperti Shalat berjamaah, shalat malam sampai kakinya bengkak-bengkak, Puasa Ramadhan, Puasa Senin – kamis, Hajji, berjuang di jalan Allah, sedekah dan banyak lagi amalan – amalan fisik yang dilakukan oleh beliau.

Dibandingkan dengan Umat manusia maka Yang paling sempurna keimanan, keyakinan dan pengamalan adalah Nabi Muhammad SAW. Amalan fisik serta amalan batin pun adalah Rasulullah Muhammad SAW lah yang telah diterima oleh Allah SWT. Maka kalau ada yang mengeluarkan statement bahwa “tidak perlu shalat, cukup dengan niat saja!” Maka dia ini sudah merasa bahwa Nabi Muhammad SAW adalah salah dan dirinyalah yang benar.Dia atau mereka menganggap bahwa Rasulullah SAW dan para Shahabat RA adalah salah dalam berbuat, merekalah yang benar.

Abu Hurairah mengatakan bahwa Rasulullah bersabda:
“Setiap umatku akan masuk Surga, kecuali orang yang enggan,” Para sahabat bertanya, ‘Ya Rasulallah, siapakah orang yang enggan itu?’ Rasulullah menjawab, “Barangsiapa mentaatiku akan masuk Surga dan barangsiapa yang mendurhakaiku dialah yang enggan”. (HR.Bukhari dalam kitab al-I’tisham) (Hadits no. 6851).

“Rasulullah SAW Bersabda ; “Man ahya sunnatii, faqad ahabbanii. Waman ahabbanii kaana ma’iya Fil Jannah” (Brg siapa yg menghidupkan Sunnahku mk ia Cinta kpdaku. Dan brgsiapa yg cinta kepadaku, maka ia bersamaku di Surga).”

Mereka menggunakan nama islam untuk mengenalkan ajaran mereka yang tentu saja berlawanan dengan apa – apa yang diajarkan dalam islam. Kalau saja mereka menggunakan nama baru seperti “Naked Religion” atau “Free Religion” atau “Liberal Religion” tanpa membawa Islam didalamnya tentu tidak akan seheboh ini dan tidak terang – terangan menghina.

Insya Allah Kita ramaikan masjid dengan amalan – amalan masjid dan kita ajak umat Untuk menghidupkan masjid amalan dalam rumah dan amalan rohani individu agar kita terhindar dari fitnah yang lebih besar. Kita bersilaturahmi kepada sesama muslim, kepada para ulama, datangi majelis – majelis ilmu,

maulana,jamaah tabligh,karkun,jaula,targhib,usaha dakwah,khuruj,fi sabilillah,markaz,to’am,kisah shahabat, hayatus shahabat,ta’lim,bayan,josh,motivasi,halaqah,karguzari.

3 thoughts on “Nabi Palsu Menelanjangi Agama

  1. Namanya juga penjajah! Mereka ga pernah kapok & ga pernah menyerah untuk terus mencoba menguasai suatu negara, pulau, atw daerah yg menurut mereka sangat berharga & penting. Berbagai cara (baik terang-terangan, maupun terselubung) digunakan untuk mendapatkan apa yg mereka inginkan. Dan salah satu cara terselubung (licik) yg mereka gunakan adalah tak-tik adu domba. Yup! Mungkin sebagian dari kita ga sadar kalo sebenarnya bangsa kita hingga saat ini masih dijajah, dijajah, dan terus dijajah. Coba kita ingat kembali, setelah gagal memecah belah bangsa kita lewat perang antar beda agama, seperti yg terjadi di ambon dan sampit, mereka kini mencoba trik baru yakni perang antar sesama agama. Ya! Munculnya aliran2 baru dalam agama terbesar di tanah air ini sebenarnya adalah salah satu tipu daya para penjajah biadab untuk memecah belah rakyat Indonesia. Mereka ingin apa yg terjadi di Irak (perseteruan antara kaum Sunni dan Syiah) juga terjadi di negeri ini. Dan selanjutnya, setelah perang benar2 terjadi, mereka kemudian datang dengan dalih sebagai tentara perdamaian yg sebenarnya tujuan utama kedatangan mereka adalah semata-mata untuk (1) membuat keadaan semakin chaos, (2) menjual senjata, (3) menguasai daerah tersebut, dan (4) membuat pemerintahan baru dibawah kekuasaan pemimpin mereka. Jadi, bila ada kerabat, teman atw saudara anda yg mencoba mengajak anda untuk bergabung dalam aliran mereka dan percaya terhadap nabi baru mereka, maka sadarkanlah mereka. Masa depan bangsa & tanah air Indonesia ada di tangan anda!

  2. Insya Allah, Harus ada risau dan pikir dalam diri kita……minimal….kita jalan terus sambil perbaiki diri dan berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk dari golongan jin dan manusia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s