KEKUATAN IMAN

Seberapa banyak yang kita bisa lihat dalam suatu ruangan dengan cahaya lilin yang menyalah ? sudah pasti hanya terbatas pada benda-benda tertentu saja, lalu bagaimana dengan lampu 5 watt !! berapa banyak yang bisa dilihat ?? dan bandingkan dengan lampu yang wattnya lebih besar lagi semisal 100 watt atau lebih, jelas dengan bola lampu yang wattnya lebih besar kita dapat melihat jauh lebih banyak bahkan benda-benda terkecil sekalipun.

Ulama memberi permisalan watt pada lampu tersebut adalah iman kita, dengan iman yang berkadar 5 watt maka sangat sedikit amal agama yang bisa kita amalkan, berbeda dengan iman yang berkadar 100 watt atau lebih , sudah pasti lebih banyak lagi amal agama yang bisa dilakukan.

Iman tidak ada kaitannya dengan keturunan , karena iman adalah sesuatu yang harus diusahakan oleh masing-masing diri, kalau iman berkaitan erat dengan keturunan sudah pasti Nabi Ibrahim tidak akan beriman karena jelas-jelas kedua orang tuanya kafir bahkan ayahnya bekerja sebagai orang yang membuat patung, dan kalau iman berkaitan dengan keturunan sudah tentu anak Nabi Nuh akan selamat , Nyatanya anak Nabi Nuh as ikut tenggelam bersama banjir.

… Kemulian umat Islam adalah sejauh mana mereka mau mengamalkan agama
dan mengajak orang untuk mengamalkan agamanya
bagaimana semua ummat manusia sampai bayi yang terakhir lahir pada hari kiamat selamat dari azabnya Allah dan masuk surga.

Siapa yang tak kenal dengan Bani Israil, kaum keturunan Nabi-Nabi, banyak Nabi dan Rasul berasal dari Bani Israil , tapi nyatanya Bani Israil orang yang paling ingkar kepada Allah bahkan mereka terang-terangan menentang Nabinya dan juga membunuhnya.

Berbeda dengan para Sahabat Nabi saw, mereka lahir dari ayah dan ibu yang menyembah berhala , segala kemaksiatan ada disana, mereka membunuh anak perempuannya hidup-hidup, meminum-minuman keras dengan mengunakan batok kepala manusia, bahkan yang lebih parahnya lagi mereka melakukan undian terhadap wanita hamil, dengan cara menebak janin yang dikandungnya dan merobek perut ibunya dengan pedang.
Lantas kenapa para sahabat mulia dimata Allah melebihi Bani Israil yang keturunan para Nabi ?? tidak lain dan tidak bukan karena para sahabat mau usaha atas Iman. Menderita demi mengusahakan Iman mereka seperti iman yang di kehendaki Allah dan Rasul-Nya.

Kita tentu sering mendengar tentang kekejaman orang-orang kafir kepada para sahabat Nabi, tetapi sekeras apapun siksaan yang diterima para sahabat, mereka tetap kukuh dengan keimanan yang ada dihatinya.

Ummat muslim pasti tahu kekejaman kafir Quraisy terhadap keluarga Yasir, hampir setiap hari keluarga tersebut memperoleh siksaan yang bertubi-tubi sampai sampai Samiyah ibunda Ammar istri dari Yasir harus syahid dengan di tombak kemaluannya oleh Abu Jahal,

Walaupun siksaan dan rintangan datang bertubi-tubi tetapi para sahabat tetap teguh untuk berdakwah mengajak ummat kepada Islam, mengajak manusia untuk taat kepada Allah, dan menghidupkan sunah baginda Rasulullah saw, sudah seharusnya hal tersebut juga kita lakukan hari ini.

Tapi sayangnya hari ini kita memandang segala amalan Agama hanyalah menghambat keduniaan kita, pada hal Umar ra pernah berkata “ Kita dahulu adalah orang yang hina dan dengan datang Islam memberi kemuliaan pada kita, maka barang siapa yang mencari kemuliaan di luar Islam maka Allah swt akan hinakan.”

Kemulian umat Islam adalah sejauh mana mereka mau mengamalkan agama dan mengajak orang untuk mengamalkan agamanya. Itu sebabnya para sahabat Nabi telah habiskan seluruh hartanya dan korbankan nyawanya untuk perkara ini , perkara bagaimana semua ummat manusia sampai bayi yang terakhir lahir pada hari kiamat selamat dari azabnya Allah dan masuk surga.

Derajat Nabi saw lebih tinggi dari pada para Ambiya lainnya, karena medan dakwah Nabi merupakan kumpulan dari medan dakwah para Ambiya. Seluruh Nabi-Nabi hanya mengajak manusia kepada Amal agama bukan pada Mal ( harta ). Nabi Nuh ketika kaumnya tak ada hujan , kekurangan rezeki, sungai-sungai kering, maka tak fikir buat bendungan tetapi beliau katakan : Beristifarlah kamu !! ( lihat surat Nuh ).

Rasulullah saw ajarkan para sahabat selalu yakin terhadap amal, banyak amalan yang diajarkan untuk turunkan rezeki, baca surat waqiah, Sholat Israq, dan banyak bersedekah, bahkan untuk meminta garam saja sahabat sholat dua rakaat. Begitu hebatnya keyakinan para sahabat, bahkan kalau pun surga dan segala kenikmatannya ditampakan di hadapan mereka , mereka sudah tidak terkesan lagi, karena mereka semata-mata beribadah karena Allah Swt.

Oleh karena itu dalam rangka di bulan ramadhan yang mulia ini tidak ada salahnya saya yang hina ini mengajak diri saya dan saudara-saudara seiman untuk lagi dan lagi meningkatkan amal ibadahnya serta tak lupa juga mengajak orang lain untuk serta mengamalkan agamanya.

Bulan ramadhan penuh rahmat dan ampunan, mari kita sama-sama berlari menuju rahmat dan ampunan Allah swt. sehingga selepas ramadhan kita kembali menjadi insan yang suci. Amien.

thanx to *** taken from landy akbar bloghttp://www.harapandiri.blogspot.com/

One thought on “KEKUATAN IMAN

  1. Rangkaian rukun iman salah satu diantaranya iman kepada para Ambiya dengan cara maneladani sifat shidiq,amanah,tablig dan fatonah sifat inilah yang selalu ada pada diri muslim sejati.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s