Merobohkan Masjid

Sebuah Hadits mengatakan, ” Shalat itu tiangnya agama, barangsiapa mendirikan shalat berarti ia mendirikan agama dan barang siapa meninggalkan shalat berarti meruntuhkan agama.”

Mari kita renungkan keadaan hari ini. Bandingkanlah antara orang yang mendirikan agama dengan yang meruntuhkan agama! Lebih banyak manakah ? Jawabannya mudah ditebak karena kenyataan hari ini ummat islam yang belum shalat lebih banyak dari pada yang sudah shalat.

Hari ini umat islam giat membangun masjid bahkan ada yang sampai meminta dana dengan cara beridir di jalan ataupun berkeliling.

Kalaulah setelah masjid itu berdiri, tiba – tiba ada sepuluh orang yang merusak bangunan fisik masjid tadi, maka dengan serentak mungkin seluruh masyarakat muslim di kampung itu akan mengeroyoknya. padahal yang dirusak adalah fisik bangunan masjid.

Tetapi hari ini banyak yang ummat islam yang meruntuhkan agama dengan cara meninggalkan shalat dan menjauhi masjid. Agama secara perlahan sedang diruntuhkan dengan cara merobohkan tiang2 nya yaitu shalat. Agama secara perlahan sedang diruntuhkan! masih adakah yang peduli dengan bangunan agama?

Hendaknya kerisauan dan kemarahan kepada yang merobohkan bangunan masjid setara dengan kerisauan dan kemarahan(kasih sayang) kepada orang yang meninggalkan shalat.

Insya Allah.

4 thoughts on “Merobohkan Masjid

  1. semoga kita diberikan pikir sebagaimana fikir rasulullah mengenai agama ini.

    adit gw keluar 3 hari kemarin, dah ada peningkatan walau baru 2 hari🙂

    harapandiri.blogspot.com

  2. Assalaamu’alaykum

    “Ashshalaatu imaaduddiyn, Faman Aqaamaha faqad aqaamaddiyn. Faman taraakaha faqad hadaamaddiyn.”
    (Rawaahu Bayhaqiy)

    🙂 Itu redaksi/matan dari haditsnya.

    Masya Alloh!, itulah pentingnya ada Fikir Agama. Tanpa adanya fikir agama, maka tidak akan muncul Kerisauan Agama. Maka apabila Fikir dan Risau sudah muncul, maka perlu adanya gerak untuk amar ma’ruf nahi munkar.

    Sudah banyak Firman Alloh ‘Azza wa Jalla maupun Hadits Rasululloh Shallalloohu ‘Alayhi wa Sallam. Berkenaan dengan pentingnya Amar Ma’ruf nahi Munkar. Bahkan adanya perintah untuk da’wah perihal shalat ada dalam Firman Alloh Subhaanahu wa Ta’aala.

    Nushratulloh akan datang, apabila ummat islam mau kembali kepada Ajaran yang di bawa oleh Baginda Nabi Muhammad Shallalloohu ‘Alayhi wa Sallam. Menjalankan PerintahNya dan menjauhi LaranganNya. Juga menghidupkan Sunnah-sunnah Rasululloh dan Selalu Beramar Ma’ruf Nahi Munkar. Sebagaimana para Sahabat Radiyalloohu ‘Anhu Ajma’iyn telah mengamalkannya.

    Semoga Alloh Subhaanahu wa Ta’aala menerima kita menjadi Da’iy di sisiNya. lalu diberi kesempatan untuk lebih banyak waktu dalam menda’wahkan dan mentablighkan Ajaran Agama Islam ke Seluruh Ummat. Amiiyn yaa rabbal ‘Aalamiyn.

    Wassalaamu’alaykum Warahmatulloohi Wabarakaatuh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s