Maksud Penciptaan

Yang menciptakan pastilah lebih sempurna dari apa yang diciptakan,
tidak sama dengan yang diciptakan, yang menciptakan memiliki kemampuan dan wewenang untuk mengubah dan mengendalikan apa apa yang diciptakan, dan tunduk patuh semua yang diciptakan kepada
apa yang telah ditetapkan sang pencipta. Allah SWT adalah maha pencipta Allah mampu menciptakan dan menghilangkan apa apa yang telah diciptakan.
Semua berada dalam kendali Allah SWT.

Kepada ALLAH kita meminta dan memohon pertolongan, Allah tempat bergantung dan yang memutuskan. Seluruh alam semesta berada dalam kendali Allah SWT.

Setiap sesuatu ciptaan pastilah ada maksud dari penciptaanya, manusia membuat rumah dengan maksud untuk berlindung dari panas dan dingin. Manusia menciptakan pakaian denagn maksud untuk menutupi bagian tubuh serta melindungi dari sengatan panas dan dingin.

Demikian pula dunia beserta isinya termasuk kita manusia dan jin diciptakan Allah SWT adalah tentunya dengan maksud tujuan pula,

Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.QS Al Dzaariyat 56.

agar kita tunduk patuh dan meyakini bahwa tidak ada Tuhan yang patut disembah selain Allah.

dan Allah telah mengutus utusan – utusan-Nya untuk mengenalkan dan mengingatkan tentang keberadaan Allah dan keberadaan negeri Akhirat.

Dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishaq dan Yakub yang mempunyai perbuatan-perbuatan yang besar dan ilmu-ilmu yang tinggi.
Sesungguhnya Kami telah menyucikan mereka dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi, yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat.
QS. ASSHAAD 45-46

ikutilah orang yang tiada minta balasan kepadamu; dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.

QS.YAASIIN 21

Utusan yang terakhir adalah Rasulullah S.A.W.

yang telah dipilih, yang dengan mengikutinya maka akan memperoleh kebahagiaan di duni dan akhirat dan tentunya keridhoan daripada Allah yang telah menciptakan.

Al Quran adalah perkataan Allah, berita dari langit, bukan perkataan manusia.
Sabda Rasulullah atau perkataan Rasulullah maupun perbuatan Rasululah SAW bukan berasal dari hawa nafsu melainkan bimbingan dari Allah SWT.

Apabila kita menginginkan Keridhoan Allah SWT dan SurgaNYA maka Rasulullah dan para shahabatnya adalah orang2 yang telah diridhoi dan di jamin Syurga. Maka segala tindak tanduk mereka telah diridhoi dan akan menyebabkan masuk syurga.

Maka untuk menjadi ahli gambar atau ahli musik maka kita belajar kepad ahlinya, tetapi untuk menjadi ahli syurga maka kita juga harus belajar kepada ahlinya yaitu Rasulullah SAW dan para Shahabat RA.

“Dari Ibn Umar Radiyallahu ?anhu berkata : Bersabda Rasulullah Shalallahu ?alaihi wassalam : Barangsiapa yang menyerupai satu satu kaum, maka ia telah menjadi golongan mereka”. HR Ahmad, Abu Daud dan at Tabrani.

semua niat insya Allah !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s