Sebab-sebab yang mendatangkan rezeki Bab : 1

Tulisan ini saya dapatkan dari seseorang, semoga beliau diberikan rahmat dan hidayah selalu oleh Allah SWT.

Kamis, 13 Mei 04

Akhir-akhir ini banyak orang yang mengeluhkan masalah penghasilan atau
rizki, entah karena merasa kurang banyak atau karena kurang berkah. Begitu
pula berbagai problem kehidupan, mengatur pengeluaran dan kebutuhan serta
bermacam-macam tuntutannya. Sehingga masalah penghasilan ini menjadi sesuatu
yang menyibukkan, bahkan membuat bingung dan stress sebagian orang. Maka tak
jarang di antara mereka ada yang mengambil jalan pintas dengan menempuh
segala cara yang penting keinginan tercapai. Akibatnya bermunculanlah
koruptor, pencuri, pencopet, perampok, pelaku suap dan sogok, penipuan
bahkan pembunuhan, pemutusan silaturrahim dan meninggal kan ibadah kepada
Allah untuk mendapatkan uang atau alasan kebutuhan hidup.

Mereka lupa bahwa Allah telah menjelaskan kepada hamba-hamba- Nya sebab-sebab
yang dapat mendatangkan rizki dengan penjelasan yang amat gamblang. Dia
menjanjikan keluasan rizki kepada siapa saja yang menempuhnya serta
menggunakan cara-cara itu, Allah juga memberikan jaminan bahwa mereka pasti
akan sukses serta mendapatkan rizki dengan tanpa disangka-sangka.

Diantara sebab-sebab yang melapangkan rizki adalah sebagai berikut:

– *Takwa Kepada Allah*
Takwa merupakan salah satu sebab yang dapat mendatangkan rizki dan
menjadikannya terus bertambah. Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman,
artinya,
“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan
baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezki dari arah yang tidada
disangka-sangkanya. ” (At Thalaq 2-3)

Setiap orang yang bertakwa, menetapi segala yang diridhai Allah dalam
segala kondisi maka Allah akan memberikan keteguhan di dunia dan di akhirat.
Dan salah satu dari sekian banyak pahala yang dia peroleh adalah Allah akan
menjadikan baginya jalan keluar dalam setiap permasalahan dan problematika
hidup, dan Allah akan memberikan kepadanya rizki secara tidak terduga.
Imam Ibnu Katsir berkata tentang firman Allah di atas, “Yaitu barang
siapa yang bertakwa kepada Allah dalam segala yang diperintahkan dan
menjauhi apa saja yang Dia larang maka Allah akan memberikan jalan keluar
dalam setiap urusannya, dan Dia akan memberikan rizki dari arah yang tidak
disangka-sangka, yakni dari jalan yang tidak pernah terlintas sama sekali
sebelumnya.”

Allah swt juga berfirman, artinya,
“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa,
pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi,
tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka
disebabkan perbuatannya. ” (QS. 7:96)

– *Istighfar dan Taubat*
Termasuk sebab yang mendatang kan rizki adalah istighfar dan taubat,
sebagaimana firman Allah yang mengisahkan tentang Nabi Nuh Alaihissalam ,
“Maka aku katakan kepada mereka:”Mohonlah ampun kepada Rabbmu,
sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun” niscaya Dia akan mengirimkan hujan
kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan
mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu
sungai-sungai. ” (QS. 71:10-12)
Al-Qurthubi mengatakan, “Di dalam ayat ini, dan juga dalam surat Hud
(ayat 52,red) terdapat petunjuk bahwa istighfar merupakan penyebab turunnya
rizki dan hujan.”

Ada seseorang yang mengadukan kekeringan kepada al-Hasan al-Bashri,
maka beliau berkata, “Beristighfarlah kepada Allah”, lalu ada orang lain
yang mengadukan kefakirannya, dan beliau menjawab, “Beristighfarlah kepada
Allah”. Ada lagi yang mengatakan, “Mohonlah kepada Allah agar memberikan
kepadaku anak!” Maka beliau menjawab, “Beristighfarlah kepada Allah”.
Kemudian ada yang mengeluhkan kebunnya yang kering kerontang, beliau pun
juga menjawab, “Beristighfarlah kepada Allah.”
Maka orang-orang pun bertanya, “Banyak orang berdatangan mengadukan
berbagai persoalan, namun anda memerintahkan mereka semua agar
beristighfar. ” Beliau lalu menjawab, “Aku mengatakan itu bukan dari diriku,
sesungguhnya Allah swt telah berfirman di dalam surat Nuh,(seperti tersebut
diatas, red)

Istighfar yang dimaksudkan adalah istighfar dengan hati dan lisan lalu
berhenti dari segala dosa, karena orang yang beristighfar dengan lisannnya
saja sementara dosa-dosa masih terus dia kerjakan dan hati masih senantiasa
menyukainya maka ini merupakan istighfar yang dusta. Istighfar yang demikian
tidak memberikan faidah dan manfaat sebagaimana yang diharapkan.

Bersambung………

4 thoughts on “Sebab-sebab yang mendatangkan rezeki Bab : 1

  1. semoga bermanfaat dan barokah ilmunya….itu hanya sebagian kecil saja…masih ada banyak hal lain yang bisa dilakukan…..mohon terus di update ilmunya….wslmkm

  2. Assallammuallikkum……………!

    mohon pencerahannya pak ustad, kiaayi, pak haji dan para ulama
    mulai dari blog, buku, al quran serta di barengi dgn ibadah sholat dari yg wajib sampai yg sunnah al hamdulillah sudah saya jalani dgn mengharapkan ridho ALLAH SWT, tak lupa saya juga bersedekah dgn ikhlas walaupun nilainya tak seberapa tapi rutin,

    tapi knapa sampai sa’at ini saya masih terhimpit hutang yg melilit hingga menyengsarakan anak dan istri saya, tolong pak moderat, pak Ustad,pak Haji pencerahannya sbelum saya putus asa dan tolong jgn menjawab sabar-sabar-sabar dan sabar ……… knafa mungkin sudah cukup sabar saya walaupun sabar itu tak da batas nya
    apa yang harus saya lakukan lg tolong lah pencerahannya pak

    wassalammuallaikkum ……. !

    • setiap yang Anda Usahakan ikhlas karen Allah tdak akan sia-sia, teruslah beramal yang baik, cobalah meminta kepada Allah dengan menyertakan amal-amal Anda yang menurut Anda paling ikhlas dilakukan karena Allah dijadikan sebab dibukakannya pintu-pintu rezeki, seperti kisah tiga orang yang terjebak dalam gua kemudian mereka berdoa dengan menyebut amalan mereka yang ikhlas karena Allah kemudian Allah mengabulkan dengan menggeser batu besar yang menutup jalan keluar, kemudian banyak istighfar / taubat sesungguhnya Allah senang dengan orang yang bertaubat, kemudian bersabar karena orang – orang suci seperti para nabi, mengalami lebih berat penderitaan, setelah akhirnya diberika kemenangan, kesuksesan dan kesenangan, ingat kisah nabi yusuf As, kisah nabi ayyub AS, dan kisah Rasulullah SAW yang masih diberikan ujian, berpikir positif kepada Allah SWT bahwa yang Anda terima untuk meningkatkan derajat disis Allah SWT, sambil terus berusaha seperti siti hajar berlari ke shaffa dan marwah tujuh kali padahal disana tidak ada air tapi beliau tidak putus asa, terus berusaha sambil terus mengingat Allah hingga Allah berikan air zam zam yang keluar dari tempat yang tidak disangka sangka, silaturahmi . Semoga Allah segera mengeluarkan Antum dari kesulitan dan memberikan yang terbaik. yang fakir-admin-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s