Keyakinan terhadap perintah Allah
22 Sep 2007 4 Comments
in Cerita Hikmah, iman, Terjemah Al Qur'an
Kejayaan umat manusia ini hanya ada dalam iman dan amal sholeh. Manusia yang yakin bahwa Tuhannya adalah Allah dan tidak ada Tuhan selain Allah serta nabi Muhammad adalah utusan Allah serta melakukan perbuatan – perbuatan yang sholeh serta saling nasihat menasihati dalam kebenaran dan menasihati dalam kesabaran maka mereka termasuk golongan yang beruntung.
Statement diatas seringkali terdengar, kemudian kalau dibaca sekilas sepertinya bertentangan dengan yang namanya keberuntungan apabila dilihat dari pemahaman kebanyakan. Keberuntungan yang dipahami kebanyakan adalah apabila memiliki apa apa yang ada dibumi yang menyenangkan, yang banyak dan yang tidak habis habis sehingga bebas untuk melakukan segalanya di permukaan bumi ini..
Perintah dan larangan dari Pencipta Alam semesta ini yaitu Allah SWT dan apa apa yang dicontohkan oleh utusanNYA yaitu Nabi Muhammad SAW lebih cenderung dipandang oleh kebanyakan adalah sesuatu yang jauh dari keberuntungan bahkan lebih sering dianggap sebuah penghalang untuk mencapai keberuntungan.
Menghabiskan waktu, mengurangi harta, menyiksa diri, ga ada hasilnya, kuno, ga sesuai zaman dan banyak lagi ungkapan – ungkapan yang keluar dari mulut manusia yang menganggap bahwa segala sesuatu yang ada hubungannya dengan agama adalah sesuatu yang sia – sia dan tidak menguntungkan. Petunjuk serta bimbingan dari sesama manusia yang belum terjamin kejayaan dan kebahagiannya di dunia dan akhirat lebih dipercaya dan diyakini ketimbang petunjuk serta bimbingan dari penciptanya sendiri serta pencipta apa yang ada di langit dan di bumi, padahal Allah yang menciptakan manusia tentunya Allah juga yang tahu mana – mana yang baik dan mana – mana yang buruk.sedangkan manusia tidak tahu kecuali sedikit.
Mintalah pertolongan dengan sabar dan sholat, hanya dengan mengingat Allah hati akan menjadi tenang dan banyak lagi petunjuk dari Allah yang tidak kita yakini dapat membantu kita untuk keluar dari permasalahan yang sedang kita hadapi. Pergi kamu kegunung ini atau ke gua itu, sembelih ayam hitam dan kalau bisa punya tetangga ditambah lagi jangan sampai ketahuan sama orang – orang apalagi sama yang punya alias nyolong!!!kalau mau tenang hati ini mendingan ke mall cuci mata, cuci otak dan cuci yang lainnya, atau nyanyi karaoke, atau cobalah berteriak sekuat tenaga, atau baca komik yang lucu atau nonton film lucu supaya hati ini jadi tenang dan masalah hilang,taruh celana dalam diatas kepala kalau kamu pusing, buang celana dalam ke atas loteng biar ga hujan, taruh sapu lidi diatas kasur buat ngusir semit atau setan, tancepin bawang sama jarum ditanah biar ga kena musibah dsb itu semua lebih diyakini bahkan saking yakinnya sampai – sampai mendakwahkan, menyampaikan serta mengajak orang lain dan menerangkan manfaat daripada perbuatan – perbuatan yang jauh daripada bimbingan Allah SWT.
Dibalik perintah Allah pasti ada kejayaan, keuntungan, manfaat bagi kita manusia, inilah keyakinan yang harus kita tanamkan dalam hati kita. Siapakah yang paling benar perkatan, yang menepati janji, yang memberikan, yang maha pengasih lagi maha penyayang, yang tidak pernah meminta bahkan selalu memberi, yang menciptakan kita, yang apabila menghendaki sesuatu tinggal berkata “KUN” maka tejadilah, siapakah?……..Allah SWT, Allah SWT tidak berhajat dan tidak membutuhkan kita ataupun makhluk ciptaanNYA, kita lah yang butuh Allah SWT. Walaupun seluruh makhluk durhaka kepada Allah SWT maka tidak akan berkurang kebesaran serta keagunganNya, dan walaupun seluruh Makhluk menyembahnya maka tidak akan bertambah keagungan serta kebesaran Allah SWT. Setiap perintah atau larangan yang telah Allah SWT sampaikan kepada manusia adalah semata- mata untuk kebaikan manusia itu sendiri.
Allah tidak makan dan tidak minum akan tetapi manusia lah yang butuh minum dan makan. Ada beberapa kebiasaan adat yang berlebihan dan tak masuk diakal, contohnya menyiapkan dan memberikan sesajen yg berupa makanan ataupun minuman dalam jumlah yang banyak dibawah pohon ataupun dilaut supaya berkah katanya bukankah itu sebuah perbuatan yang sia – sia , kenapa tidak kita berikan saja kepada orang – orang yang lebih membutuhkan dalam bentuk sedekah seperti yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, akan lebih baik dan berkah serta bermanfaat tentunya untuk manusia, bukankah Allah tidak makan dan tidak minum jadi untuk apa menaruh sesaji makanan atau minuman dibawah pohon atau di laut? Untuk siapa ? Untuk apa?
Kebersihan adalah sebagian daripada iman, bersiwak adalah bagian dari kebersihan dan yang melakukan akan mendapatkan keberuntungan, shalat juga termasuk yang diperintahkan oleh Allah SWT, Puasa, shalat malam…..semua itu semata mata adalah untuk kebaikan manusia, Allah tidak butuh setiap perbuatan baik kita akan tetapi kita lah yang butuh dan Allah dengan KAsih dan Sayangnya memberitahu manusia bagaimana agar manusia hidup dalam kebaikan dan kebahagiaan melalui perintah dan larangan yang disosialisasikan oleh utusan-utusannya. Ilmu – ilmu kedokteran modern pun mengakui manfaat-manfaat apa – apa yang diperintahkan oleh Allah SWT untuk kehidupan manusia seperti manfaat puasa untuk kesehatan serta banyak lagi manfaat – manfaat dari berbagai perintah serta larangan Allah untuk kehidupan manusia.
Jadi kita harus yakinkan kedalam diri kita bahwa setiap perintah dan larangan Allah pasti untuk kebaikan kita, Allah adalah pencipta kita dan Allah tahu apa yang terbaik untuk ciptaanNya. Jangan lagi merasa berat melaksanakan setiap kewajiban serta menjauhi setiap larangan yang telah disampaikan Allah SWT kepada kita melalui utusanNya Nabi Muhammad SAW.
Coba kita lihat kisah – kisah dari umat terdahulu berkenaan dengan perintah Allah SWT akan mendatangkan kebaikan dan kemenangan walaupun terlihat berat. Nabi Musa A.S ketika ditanya tentang tongkatnya, untuk apa tongkat itu? Maka Nabi Musa AS menjawab bahwa tongkatnya ini banyak sekali kegunaannya, kemudian Allah SWT memberikan perintah untuk membuang tongkatnya, kemudian Nabi Musa AS patuh kepada perintah TuhanNya kemudian dengan izin Allah tongkat tersebut menjadi ular, kagetlah Nabi Musa, tongkat yang selama ini banyak memberikan manfaat sekarang menjadi sesuatu yang dia kenali dan yakini dapat memberikan mudhrat atau keburukan buat dirinya.
Kemudian Allah memerintahkan Nabi Musa AS untuk mengambil kembali tongkatnya yang sedang dijadikan ular oleh Allah SWT, Nabi Musa merasa takut, tetapi Allah menyerunya supaya jangan takut, maka Nabi Musa pun mengambil Ular itu yang kemudian Allah rubah kembali ular itu menjadi tongkat seperti semula. Allah menunjukkan kekuasaanNya bahwa Allah mampu membuat sesuatu yang bermanfaat menjadi mudharat dan sesuatu yang mudharat menjadi manfaat. Dan di setiap perintah Allah SWT akan terdapat kebaikan.
Ketika Nabi Musa beserta pengikutnya berada di tepi laut sedangkan mereka sedang dikejar oleh tentaranya Fir’aun tidak ada tempat untuk melarikan diri lagi, kemudian Allah SWT perintahkan NAbi Musa as untuk memukulkan tongkatnya kelaut…perintah ini juga akan menjadi berat bagi orang yang tidak punya keyakinan kepada dibalik setiap perintah Allah SWT ada kejayaan, orang ini akan menyanggah bahkan akan berbuat yg sebaliknya , akan memukulkan tongkatnya kekepala tentara tentaranya Fir’aun karena itu adalah perbuatan yang lebih logis pada saat itu untuk mempertahankan diri. Akan tetapi Nabi Musa AS memiliki keyakinan yang kuat bahwa Allah akan menolongnya dan apa yang diperintahkan Allah SWT pasti untuk kebaikan dirinya sebagai makhluk ciptaanNYA.
Demikian pula kita sekarang bahwa Allah telah memerintahkan kita untuk Shalat, puasa, zakat, sedekah, haji serta perintah – perintah lainnya maka tinggal kita, sejauh mana keyakinan kita kepada janji janji Allah SWT. Sejauh mana keyakinan kita akan kejayaan dan kesuksesan umat manusia ada dalam sejauh mana kita menjalankan perintah – perintah Allah SWT serta menjauhi segala larangan – laranganNya.
Insya Allah kita niatkan diri kita untuk berusaha sekuat tenaga untuk melaksanakan perintah – perintah Allah SWT dan menjauhi larangan – laranganNya.
Allah Yang Memberikan Manfaat
21 Sep 2007 Leave a Comment
in Cerita Hikmah, iman, Terjemah Al Qur'an
Sesungguhnya Allah telah menolong kamu (hai para mukminin) di medan peperangan yang banyak, dan (ingatlah) peperangan Hunain, yaitu di waktu kamu menjadi congkak karena banyaknya jumlahmu, maka jumlah yang banyak itu tidak memberi manfaat kepadamu sedikit pun, dan bumi yang luas itu telah terasa sempit olehmu, kemudian kamu lari ke belakang dengan bercerai-berai.
Kemudian Allah menurunkan ketenangan kepada Rasul-Nya dan kepada orang-orang yang beriman, dan Allah menurunkan bala tentara yang kamu tiada melihatnya, dan Allah menimpakan bencana kepada orang-orang yang kafir, dan demikianlah pembalasan kepada orang-orang yang kafir.
Sesudah itu Allah menerima tobat dari orang-orang yang dikehendaki-Nya. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
At TAubah 25-27 Al Qur’anul Karim
Orang Orang Yang Pantas Memakmurkan Masjid Allah
19 Sep 2007 1 Comment
in Cerita Hikmah, Terjemah Al Qur'an
Tidaklah pantas orang-orang musyrik itu memakmurkan mesjid-mesjid Allah, sedang mereka mengakui bahwa mereka sendiri kafir. Itulah orang-orang yang sia-sia pekerjaannya, dan mereka kekal di dalam neraka.
Hanyalah yang memakmurkan mesjid-mesjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapa pun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.
Apakah (orang-orang) yang memberi minuman kepada orang-orang yang mengerjakan haji dan mengurus Masjidilharam, kamu samakan dengan orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian serta berjihad di jalan Allah? Mereka tidak sama di sisi Allah; dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada kaum yang dzalim.
Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.
Tuhan mereka menggembirakan mereka dengan memberikan rahmat daripada-Nya, keridaan dan surga, mereka memperoleh di dalamnya kesenangan yang kekal,
mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jadikan bapak-bapak dan saudara-saudaramu pemimpin-pemimpinmu, jika mereka lebih mengutamakan kekafiran atas keimanan dan siapa di antara kamu yang menjadikan mereka pemimpin-pemimpinmu, maka mereka itulah orang-orang yang dzalim.
Katakanlah: “Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.
At Taubah 17-24 Al Qur’anul Karim
BALASAN TERHADAP AMAL YANG BAIK DAN AMAL YANG JELEK
19 Sep 2007 Leave a Comment
in Cerita Hikmah, Terjemah Al Qur'an
D(an ingatlah akan) hari (yang pada hari itu) Kami bertanya kepada Jahannam: “Apakah kamu sudah penuh?” Dia menjawab: “Masih adakah tambahan?”
Dan didekatkanlah surga itu kepada orang-orang yang bertakwa pada tempat yang tiada jauh (dari mereka).
Inilah yang dijanjikan kepadamu, (yaitu) kepada setiap hamba yang selalu kembali (kepada Allah) lagi memelihara (semua peraturan-peraturan-Nya).
(Yaitu) orang yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah sedang Dia tidak kelihatan (olehnya) dan dia datang dengan hati yang bertobat,
masukilah surga itu dengan aman, itulah hari kekekalan.
Mereka di dalamnya memperoleh apa yang mereka kehendaki; dan pada sisi Kami ada tambahannya.
Surat Qaf 30-35 Al Qur’an
KEKUATAN IMAN
17 Sep 2007 1 Comment
in Cerita Hikmah, iman, Terjemah Al Qur'an
Seberapa banyak yang kita bisa lihat dalam suatu ruangan dengan cahaya lilin yang menyalah ? sudah pasti hanya terbatas pada benda-benda tertentu saja, lalu bagaimana dengan lampu 5 watt !! berapa banyak yang bisa dilihat ?? dan bandingkan dengan lampu yang wattnya lebih besar lagi semisal 100 watt atau lebih, jelas dengan bola lampu yang wattnya lebih besar kita dapat melihat jauh lebih banyak bahkan benda-benda terkecil sekalipun.
Ulama memberi permisalan watt pada lampu tersebut adalah iman kita, dengan iman yang berkadar 5 watt maka sangat sedikit amal agama yang bisa kita amalkan, berbeda dengan iman yang berkadar 100 watt atau lebih , sudah pasti lebih banyak lagi amal agama yang bisa dilakukan.
Iman tidak ada kaitannya dengan keturunan , karena iman adalah sesuatu yang harus diusahakan oleh masing-masing diri, kalau iman berkaitan erat dengan keturunan sudah pasti Nabi Ibrahim tidak akan beriman karena jelas-jelas kedua orang tuanya kafir bahkan ayahnya bekerja sebagai orang yang membuat patung, dan kalau iman berkaitan dengan keturunan sudah tentu anak Nabi Nuh akan selamat , Nyatanya anak Nabi Nuh as ikut tenggelam bersama banjir.
dan mengajak orang untuk mengamalkan agamanya
bagaimana semua ummat manusia sampai bayi yang terakhir lahir pada hari kiamat selamat dari azabnya Allah dan masuk surga.
Siapa yang tak kenal dengan Bani Israil, kaum keturunan Nabi-Nabi, banyak Nabi dan Rasul berasal dari Bani Israil , tapi nyatanya Bani Israil orang yang paling ingkar kepada Allah bahkan mereka terang-terangan menentang Nabinya dan juga membunuhnya.
Berbeda dengan para Sahabat Nabi saw, mereka lahir dari ayah dan ibu yang menyembah berhala , segala kemaksiatan ada disana, mereka membunuh anak perempuannya hidup-hidup, meminum-minuman keras dengan mengunakan batok kepala manusia, bahkan yang lebih parahnya lagi mereka melakukan undian terhadap wanita hamil, dengan cara menebak janin yang dikandungnya dan merobek perut ibunya dengan pedang.
Lantas kenapa para sahabat mulia dimata Allah melebihi Bani Israil yang keturunan para Nabi ?? tidak lain dan tidak bukan karena para sahabat mau usaha atas Iman. Menderita demi mengusahakan Iman mereka seperti iman yang di kehendaki Allah dan Rasul-Nya.
Kita tentu sering mendengar tentang kekejaman orang-orang kafir kepada para sahabat Nabi, tetapi sekeras apapun siksaan yang diterima para sahabat, mereka tetap kukuh dengan keimanan yang ada dihatinya.
Ummat muslim pasti tahu kekejaman kafir Quraisy terhadap keluarga Yasir, hampir setiap hari keluarga tersebut memperoleh siksaan yang bertubi-tubi sampai sampai Samiyah ibunda Ammar istri dari Yasir harus syahid dengan di tombak kemaluannya oleh Abu Jahal,
Walaupun siksaan dan rintangan datang bertubi-tubi tetapi para sahabat tetap teguh untuk berdakwah mengajak ummat kepada Islam, mengajak manusia untuk taat kepada Allah, dan menghidupkan sunah baginda Rasulullah saw, sudah seharusnya hal tersebut juga kita lakukan hari ini.
Tapi sayangnya hari ini kita memandang segala amalan Agama hanyalah menghambat keduniaan kita, pada hal Umar ra pernah berkata “ Kita dahulu adalah orang yang hina dan dengan datang Islam memberi kemuliaan pada kita, maka barang siapa yang mencari kemuliaan di luar Islam maka Allah swt akan hinakan.”
Kemulian umat Islam adalah sejauh mana mereka mau mengamalkan agama dan mengajak orang untuk mengamalkan agamanya. Itu sebabnya para sahabat Nabi telah habiskan seluruh hartanya dan korbankan nyawanya untuk perkara ini , perkara bagaimana semua ummat manusia sampai bayi yang terakhir lahir pada hari kiamat selamat dari azabnya Allah dan masuk surga.
Derajat Nabi saw lebih tinggi dari pada para Ambiya lainnya, karena medan dakwah Nabi merupakan kumpulan dari medan dakwah para Ambiya. Seluruh Nabi-Nabi hanya mengajak manusia kepada Amal agama bukan pada Mal ( harta ). Nabi Nuh ketika kaumnya tak ada hujan , kekurangan rezeki, sungai-sungai kering, maka tak fikir buat bendungan tetapi beliau katakan : Beristifarlah kamu !! ( lihat surat Nuh ).
Rasulullah saw ajarkan para sahabat selalu yakin terhadap amal, banyak amalan yang diajarkan untuk turunkan rezeki, baca surat waqiah, Sholat Israq, dan banyak bersedekah, bahkan untuk meminta garam saja sahabat sholat dua rakaat. Begitu hebatnya keyakinan para sahabat, bahkan kalau pun surga dan segala kenikmatannya ditampakan di hadapan mereka , mereka sudah tidak terkesan lagi, karena mereka semata-mata beribadah karena Allah Swt.
Oleh karena itu dalam rangka di bulan ramadhan yang mulia ini tidak ada salahnya saya yang hina ini mengajak diri saya dan saudara-saudara seiman untuk lagi dan lagi meningkatkan amal ibadahnya serta tak lupa juga mengajak orang lain untuk serta mengamalkan agamanya.
Bulan ramadhan penuh rahmat dan ampunan, mari kita sama-sama berlari menuju rahmat dan ampunan Allah swt. sehingga selepas ramadhan kita kembali menjadi insan yang suci. Amien.
thanx to *** taken from landy akbar bloghttp://www.harapandiri.blogspot.com/
GERAK GERIK MANUSIA DAN PERKATAANNYA DICATAT OLEH MALAIKAT
15 Sep 2007 Leave a Comment
in Cerita Hikmah, Terjemah Al Qur'an
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya,
(yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri.
Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.
dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya
dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya
Dan datanglah sakaratulmaut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari daripadanya.
Dan ditiuplah sangkakala. Itulah hari terlaksananya ancaman.
Dan datanglah tiap-tiap diri, bersama dengan dia seorang malaikat penggiring dan seorang malaikat penyaksi.
Sesungguhnya
kamu berada dalam keadaan lalai dari (hal) ini, maka Kami singkapkan dari padamu tutup (yang menutupi) matamu, maka penglihatanmu pada hari itu amat tajam.
Dan yang menyertai dia berkata: “Inilah (catatan amalnya) yang tersedia pada sisiku”.
Allah berfirman: “Lemparkanlah olehmu berdua ke dalam neraka semua orang yang sangat ingkar dan keras kepala,
yang sangat enggan melakukan kebajikan, melanggar batas lagi ragu-ragu,
yang menyembah sembahan yang lain beserta Allah, maka lemparkanlah dia ke dalam siksaan yang sangat”.
Yang menyertai dia berkata (pula): “Ya Tuhan kami, aku tidak menyesatkannya tetapi dialah yang berada dalam kesesatan yang jauh”.
Allah berfirman: “Janganlah kamu bertengkar di hadapan-Ku, padahal sesungguhnya Aku dahulu telah memberikan ancaman kepadamu”.
Keputusan di sisi-Ku tidak dapat diubah dan Aku sekali-kali tidak menganiaya hamba-hamba-Ku.
Surat Qaf 16-29 Al Qur’an
Beberapa Kejadian Di Hari Kiamat
14 Aug 2007 9 Comments
Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya. Maha Suci Tuhan dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan.
Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi, maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing).
Dan terang benderanglah bumi (padang mahsyar) dengan cahaya (keadilan) Tuhannya; dan diberikanlah buku (perhitungan perbuatan masing-masing) dan didatangkanlah para nabi dan saksi-saksi dan diberi keputusan di antara mereka dengan adil, sedang mereka tidak dirugikan.
Dan disempurnakan bagi tiap-tiap jiwa (balasan) apa yang telah dikerjakannya dan Dia lebih mengetahui apa yang mereka kerjakan.
Orang-orang kafir dibawa ke neraka Jahanam berombong-rombongan. Sehingga apabila mereka sampai ke neraka itu dibukakanlah pintu-pintunya dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya: “Apakah belum pernah datang kepadamu rasul-rasul di antaramu yang membacakan kepadamu ayat-ayat Tuhanmu dan memperingatkan kepadamu akan pertemuan dengan hari ini?” Mereka menjawab: “Benar (telah datang)”. Tetapi telah pasti berlaku ketetapan adzab terhadap orang-orang yang kafir.
Dikatakan (kepada mereka): “Masukilah pintu-pintu neraka Jahanam itu, sedang kamu kekal di dalamnya”. Maka neraka Jahanam itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang menyombongkan diri.
dan diberikanlah buku (perhitungan perbuatan masing-masing)
dan didatangkanlah para nabi dan saksi-saksi dan diberi keputusan di antara mereka dengan adil, sedang mereka tidak dirugikan.
Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya dibawa ke dalam surga berombong-rombongan (pula). Sehingga apabila mereka sampai ke surga itu sedang pintu-pintunya telah terbuka dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya: “Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu, berbahagialah kamu! maka masukilah surga ini, sedang kamu kekal di dalamnya”.
Dan mereka mengucapkan: “Segala puji bagi Allah yang telah memenuhi janji-Nya kepada kami dan telah (memberi) kepada kami tempat ini sedang kami (diperkenankan) menempati tempat dalam surga di mana saja yang kami kehendaki.” Maka surga itulah sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang beramal.
Dan kamu (Muhammad) akan melihat malaikat-malaikat berlingkar di sekeliling Arasy bertasbih sambil memuji Tuhannya; dan diberi putusan di antara hamba-hamba Allah dengan adil dan diucapkan: “Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam”.
Az Zumar 67 – 75
Ya Allah Aku berlindung kepadamu dari Azab Kubur, Azab Jahannam, Fitnah yang hidup maupun yang mati dan aku berlindung dari Dajjal……………………….
Keadaan Orang – orang Mukmin Di Syurga
07 Aug 2007 1 Comment
Tetapi hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa). Mereka itu memperoleh rezeki yang tertentu, yaitu buah-buahan. Dan mereka adalah orang-orang yang dimuliakan. di dalam surga-surga yang penuh nikmat, di atas takhta-takhta kebesaran berhadap-hadapan. Diedarkan kepada mereka gelas yang berisi khamar dari sungai yang mengalir. (Warnanya) putih bersih, sedap rasanya bagi orang-orang yang minum. Tidak ada dalam khamar itu alkohol dan mereka tiada mabuk karenanya. Di sisi mereka ada bidadari-bidadari yang tidak liar pandangannya dan jelita matanya, seakan-akan mereka adalah telur (burung unta) yang tersimpan dengan baik.
Lalu sebahagian mereka menghadap kepada sebahagian yang lain sambil bercakap-cakap. Berkatalah salah seorang di antara mereka: “Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) mempunyai seorang teman, yang berkata: “Apakah kamu sungguh-sungguh termasuk orang-orang yang membenarkan (hari berbangkit)?
Apakah bila kita telah mati dan kita telah menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kita benar-benar (akan dibangkitkan) untuk diberi pembalasan?” Berkata pulalah ia: “Maukah kamu meninjau (temanku itu)?” Maka ia meninjaunya, lalu ia melihat temannya itu di tengah-tengah neraka menyala-nyala. Ia berkata (pula): “Demi Allah, sesungguhnya kamu benar-benar hampir mencelakakanku, jikalau tidaklah karena nikmat Tuhanku pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret (ke neraka). Maka apakah kita tidak akan mati? melainkan hanya kematian kita yang pertama saja (di dunia), dan kita tidak akan disiksa (di akhirat ini)? Sesungguhnya ini benar-benar kemenangan yang besar. Untuk kemenangan serupa ini hendaklah berusaha orang-orang yang bekerja. (Makanan surga) itukah hidangan yang lebih baik ataukah pohon zaqqum. Sesungguhnya Kami menjadikan pohon zaqqum itu sebagai siksaan bagi orang-orang yang dzalim.Sesungguhnya dia adalah sebatang pohon yang ke luar dari dasar neraka Jahim.Mayangnya seperti kepala syaitan-syaitan.Maka sesungguhnya mereka benar-benar memakan sebagian dari buah pohon itu, maka mereka memenuhi perutnya dengan buah zaqqum itu.Kemudian sesudah makan buah pohon zaqqum itu pasti mereka mendapat minuman yang bercampur dengan air yang sangat panas.Kemudian sesungguhnya tempat kembali mereka benar-benar ke neraka Jahim.Karena sesungguhnya mereka mendapati bapak-bapak mereka dalam keadaan sesat.Lalu mereka sangat tergesa-gesa mengikuti jejak orang-orang tua mereka itu. Ash Shaaffaat 42-70
Mereka itu memperoleh rezeki yang tertentu, yaitu buah-buahan.Dan mereka adalah orang-orang yang dimuliakan
di dalam surga-surga yang penuh nikmat, di atas takhta-takhta kebesaran berhadap-hadapan
Keadaan Pada Hari Kiamat
02 Aug 2007 1 Comment
Dan mereka bertanya kepadamu tentang gunung-gunung, maka katakanlah: “Tuhanku akan menghancurkannya (di hari kiamat) sehancur-hancurnya,
maka Dia akan menjadikan (bekas) gunung-gunung itu datar sama sekali,
tidak ada sedikit pun kamu lihat padanya tempat yang rendah dan yang tinggi-tinggi. Pada hari itu tidak berguna syafaat, kecuali (syafaat) orang yang Allah Maha Pemurah telah memberi izin kepadanya, dan Dia telah meridai perkataannya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka, sedang ilmu mereka tidak dapat meliputi ilmu-Nya. Dan tunduklah semua muka (dengan berendah diri) kepada Tuhan Yang Hidup Kekal lagi senantiasa mengurus (makhluk-Nya). Dan sesungguhnya telah merugilah orang yang melakukan kedzaliman. Dan barang siapa mengerjakan amal-amal yang shaleh dan ia dalam keadaan beriman, maka ia tidak khawatir akan perlakuan yang tidak adil (terhadapnya) dan tidak (pula) akan pengurangan haknya. Dan demikianlah Kami menurunkan Al Qur’an dalam bahasa Arab, dan Kami telah menerangkan dengan berulang kali di dalamnya sebahagian dari ancaman, agar mereka bertakwa atau (agar) Al Qur’an itu menimbulkan pengajaran bagi mereka. Maka Maha Tinggi Allah Raja Yang sebenar-benarnya, dan janganlah kamu tergesa-gesa membaca Al Qur’an sebelum disempurnakan mewahyukannya kepadamu, dan katakanlah: “Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan.
Al Quran Surah Thaaha 105-114
pada hari itu manusia mengikuti (menuju kepada suara) penyeru dengan tidak berbelok-belok; dan merendahlah semua suara kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, maka kamu tidak mendengar kecuali bisikan saja
.
kepada Tuhan Yang Hidup Kekal lagi senantiasa mengurus (makhluk-Nya)
Dan sesungguhnya telah merugilah orang yang melakukan kedzaliman. ….
Pada Hari Manusia Dihisab, Mereka Disuruh Berlutut Membaca Amalan Perbuatannya Di Dunia
30 Jul 2007 1 Comment
Saudara- saudara yang dimuliakan Allah SWT.
Dan hanya kepunyaan Allah kerajaan langit dan bumi. Dan pada hari terjadinya kebangkitan, akan rugilah pada hari itu orang-orang yang mengerjakan kebatilan.
Dan (pada hari itu) kamu lihat tiap-tiap umat berlutut. Tiap-tiap umat dipanggil untuk (melihat) buku catatan amalnya.
Pada hari itu kamu diberi balasan terhadap apa yang telah kamu kerjakan. (Allah berfirman): “Inilah kitab (catatan) Kami yang menuturkan terhadapmu dengan benar. Sesungguhnya Kami telah menyuruh mencatat apa yang telah kamu kerjakan.
” Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang shaleh maka Tuhan mereka memasukkan mereka ke dalam rahmat-Nya (surga). itulah keberuntungan yang nyata. Dan apabila dikatakan (kepadamu): “Sesungguhnya janji Allah itu adalah benar dan hari berbangkit itu tidak ada keraguan padanya”, niscaya kamu menjawab: “Kami tidak tahu apakah hari kiamat itu, kami sekali-kali tidak lain hanyalah menduga-duga saja dan kami sekali-kali tidak meyakini (nya)” Dan nyatalah bagi mereka keburukan-keburukan dari apa yang mereka kerjakan dan mereka diliputi oleh (adzab) yang mereka selalu memperolok-olokkannya. Dan dikatakan (kepada mereka): “Pada hari ini Kami melupakan kamu sebagaimana kamu telah melupakan pertemuan (dengan) harimu ini dan tempat kembalimu ialah neraka dan kamu sekali-kali tidak memperoleh penolong. Yang demikian itu, karena sesungguhnya kamu menjadikan ayat-ayat Allah sebagai olok-olokan dan kamu telah ditipu oleh kehidupan dunia, maka pada hari ini mereka tidak dikeluarkan dari neraka dan tidak pula mereka diberi kesempatan untuk bertobat. Maka bagi Allah-lah segala puji, Tuhan langit dan Tuhan bumi, Tuhan semesta alam. Dan bagi-Nya lah keagungan di langit dan di bumi, Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Al Qur’an Surah Al Jaatsiyah 27 – 37 Semoga kita mulai hari ini memperbaiki setiap langkah kita agar nanti pada saat hari penghisaban dan saat buku catatan amal dibacakan maka yang terbanyak adalah amalan kebaikan……..saling mendoakan ya………, supaya Allah menyelamatkan kita di dunia dan akhirat. Bagaimana agar malaikat – malaikat yang tidak pernah lalai yang telah diperintahkan oleh Allah untuk mencatat setiap perbuatan kita lebih banyak mencatat amal baik kita.
Al Qur’an Surah Al Jaatsiyah 27 – 37….




Recent Comments