Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Tamsil’ Category

Bayi dan Kita

Saudara- saudara sekalian yang dimuliakan Allah SWT, tentang bayi saudara – saudara sekalian……..bayi berada didalam kandungan ibunya selama kurang lebih sembilan, asupan makanan untuk membuat bayi ini hidup dan berkembang adalah melalui tali pusat yang terhubung keperutnya. Bayi ini tidak paham buat apa kedua tangan, kedua telinga, kedua mata, hidung mulut, kaki dan semua organ [...]

Read Full Post »

Pak Kiyai dan Burung Beo

Pak Kiyai memelihara seekor burung beo. Dengan tekun dan telaten burung beo itu dilatihnya mengucapkan Laa ilaaha illallah. Akhirnya dalam beberapa bulan beo itu suah pandai mengucapkan Laa ilaa ha illallah.
Suatu hari seekor kucing menerkam burung beo itu dan ……keak…..keak….keak!!! Burung beo itu bersuara parau lalu mati dimangsa si kucing. Alangkah sedihnya hati sang Kiyai [...]

Read Full Post »

Merobohkan Masjid

Sebuah Hadits mengatakan, ” Shalat itu tiangnya agama, barangsiapa mendirikan shalat berarti ia mendirikan agama dan barang siapa meninggalkan shalat berarti meruntuhkan agama.”
Mari kita renungkan keadaan hari ini. Bandingkanlah antara orang yang mendirikan agama dengan yang meruntuhkan agama! Lebih banyak manakah ? Jawabannya mudah ditebak karena kenyataan hari ini ummat islam yang belum shalat lebih [...]

Read Full Post »

Tanggung Jawab

Alkisah, ada seorang penyelam pencari mutiara yang baru menjalani profesinya.Tugas utamanya adalah mencari mutiara di dasar laut. Dia bekerja pada seorang tuan yang telah mempersiapkan seluruh kebutuhannya untuk menjalankan tugas mengambil mutiara. Kaca mata selam, baju selam, senter anti air, dan yang paling penting adalah tabung oksigen yang dengan alat inilah si penyelam dapat menjalankan [...]

Read Full Post »

Kiyai dan Ayam

Nadirsyah Hosen
Selepas Isya’, setelah merasa cukup memberikan pengajian selama bertahun-tahun pada santrinya, seorang Kiyai memberikan santrinya masing-masing seekor ayam. Kiyai berpesan, “terimalah ayam ini, lalu semblihlah ditempat, dimana tidak ada yang bisa melihat apa yang kamu lakukan.”
Subuh itu udara cukup dingin, namun Kiyai dan para santrinya sudah berkumpul di Langgar. Selepas shalat subuh berjama’ah, Kiyai [...]

Read Full Post »