Jamaah Tabligh menurut Beberapa Ulama

KH Tengku Zulkarnaen : Umat Kehilangan ‘Rasa’ Dakwahnya  : http://tengkuzulkarnain.net/

Sumber : http://www.nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,5-id,7484-lang,id-c,halaqoh-t,KH+Tengku+Zulkarnaen+++Umat+Kehilangan++Rasa++Dakwahnya-.phpx

http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/08/12/16/20688-kh-tengku-zulkarnaen-umat-kehilangan-rasa-dakwahnya

Bagi sebagian orang, ulama yang satu ini cukup populer. KH Tengku Zulkarnaen memang mudah dikenali karena kerap mengisi acara ceramah dan siraman rohani di layar kaca.

Gaya bicaranya lugas dan tegas terutama bila menyangkut permasalahan yang tengah dihadapi umat. Maka tidaklah mengherankan ketika Ketua Umum Mathla’ul Anwar ini diminta komentarnya seputar gerakan dakwah di sela Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) beberapa waktu lalu, dengan terus terang, mengemukakan pendapat dan harapannya untuk kemajuan bidang dakwah Islamiyah.

Menurut dosen Fakultas Sastra USU Medan jurusan Lingustik Inggris ini, problem utama dakwah di tanah air, selain masalah rutin semisal lemahnya strategi dan konsep dakwah, adalah kurangnya sifat dakwah pada umat. Padahal kata dia, dakwah bukan cuma tanggungjawab dan urusan ormas Islam dan lembaga formal keagamaan, tetapi juga umat secara keseluruhan.

Inilah yang coba diutarakannya dalam KUII kemarin seraya harapan bahwa fokus dakwah hendaknya juga diarahkan pada upaya penyadaran akan pentingnya menumbuhkan sifat dakwah tersebut. Sebuah upaya yang bila dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, akan membawa keberhasilan. Berikut petikan wawancaranya:

Apa saja masalah krusial yang dihadapi gerakan dakwah dewasa ini?

Jelas banyak sekali. Mulai dari strategi maupun konsep dakwah yang sekiranya perlu dibenahi, belum tercapainya sinergi antara ormas Islam dan lembaga Islam, dan masih banyak lagi. Namun menurut saya, satu permasalahan terbesar yang kita hadapi adalah hilangnya sifat dakwah dari sebagian umat.

Semua orang Islam wajib berdakwah. Begitu masuk agama Islam, kita wajib menyampikan kebenaran Islam kepada orang lain. Ibarat orang yang selama ini buta, kemudian matanya dioperasi hingga bisa melihat keindahan dunia, terus apa yang harus dia perbuat. dia harus berpikir supaya orang buta dapat dioperasi dan bisa pula menikmati indahnya dunia. Dia dapat berbuat apa saja yang dia bisa lakukan untuk membantu.

Jadi pada intinya dakwah ini beda dengan taklim. Kalau mengajar memang perlu ulama dan orang alim, tapi mengajak orang kepada kebaikan tidak perlu orang alim, asal dia tahu ilmu agama dia bisa memberikan pengetahuannya untuk orang lain pula. Contohnya saja adzan adalah seruan yang sempurna, bolehkah anak kecil mengumandangkan adzan? Jawabannya boleh saja, walaupun dia tidak alim. Dengan begitu Islam dapat membuktikan bahwa dakwah adalah kerja semua umat.

Selama ini telah terjadi salah persepsi di masyarakat mengenai esensi dakwah?

Betul dan itu terjadi karena kita selama ini tidak bisa membedakan dakwah dan taklim tadi. Padahal di masjid Nabi sejatinya ada empat amalan; dakwah, taklim, ibadah, dan hikmat. Intinya kita menggunakan diri dan harta kita untuk sebanyak-banyaknya mengenalkan agama Islam kepada seluruh dunia.

Kta lihat, orang di Eropa kalau sudah masuk Islam, dia akan berubah total. Pribadinya berubah, pakaiannya berubah juga cara bicaranya. Sehingga ketika setiap dia ditanya kenapa berubah, dia akan langsung berdakwah. Islam-lah yang telah mengubah saya. Oleh sebab itu tidaklah mengherankan dewasa ini kita saksikan percepatan pertumbuhan Islam di Eropa begitu tinggi yang salah satu sebabnya karena setiap orang mendakwahkan agamanya. Di Indonesia tidak. Kita kalau mengajak orang kepada kebaikan seolah malu, kita lebih senang mengajak orang untuk makan siang.

Bagaimana untuk mengubah persepsi itu?

Ya harus terus disadarkan, dan saya kira tidak terlalu sulit. Kita lihat misalnya Jamaah Tabligh di Jakarta, mereka yang mantan pelaku kriminal diberi siraman rohani selama tiga hari, Alhamdulillah selanjutnya orang tadi berubah total dan mengajak yang lainnya untuk masuk ke dalam Islam yang sebenar-benarnya. Sebenarnya tidak terlampau sulit, asal ada niat serta kemauan saja. Makanya kalau setiap umat Islam di Indonesia sudah menjadikan sifat dakwah menyatu dalam diri, maka Islam di tanah air tidak akan merosot jumlahnya bahkan kian berkembang di masa depan.

Lantas tantangan dakwah yang perlu dicermati ke depan?
Sebenarnya banyak sekali; arus globalisasi, kiprah kelompok non-Islam, dan orang-orang yang hanya ingin mengeruk keuntungan duniawi. Ini semua tentu musuh kita. Tapi sebetulnya itu tidak berpengaruh sama sekali bila di dalam diri kita kuat melaksanakan sunnah Islam. Kata nabi, perumpamaan orang yang selalu mengingat Allah itu orang yang hidup dan orang yang tidak ingat Allah itu adalah orang yang mati. Kenapa Nabi menyinggung hidup dan mati, karena benda hidup tidak dipengaruhi oleh lingkungan. Contohnya ikan di laut direndam air garam 5-10 tahun kita makan dagingnya kan tidak terasa asing, tapi bila ikan itu sudah mati kita rendam dengan air garam selama dua jam, baru terasa asin.

Kita sebenarnya tidak terlalu risau dengan masalah eksternal umat, asalkan kita mampu mengamalkan ajaran agama 100 persen. Maka dari itu, kita hendaknya mengamalkan cara nabi saja. Kalau kita hidupkan sunnah, makan, tidur, bertutur kata dan sebagainya dengan cara nabi niscaya akan memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat. Dalam penyelenggaraan KUII, juga dicermati masalah pemurtadan serta pendangkalan akidah?

Ini sebenarnya problem lama. Dulu yang seperti itu dinamakan mu’tazilah, dan itu sejak zaman dahulu memang sudah muncul bahkan sepeninggal Rasulullah sudah ada. Mu’tazillah adalah memahamkan ajaran Islam menurut akalnya. Kalau bertentangan dengan akalnya, dia tidak menganggap teks Alquran maupun hadis sebagai sesuatu yang valid. Ini jelas kesalahan fatal. Tidak ada tradisi memahamkan Alquran itu dengan akal. Itu hanya pengaruh dari para ilmuwan-ilmuwan Barat. Dalam salah satu hadis nabi disebutkan bahwa barang siapa yang menafsirkan Alquran menurut akalnya, nanti kedudukannya dalam neraka. Maka apa yang dilakukan para sahabat mereka memahamkan Alquran dari nabi, bertanya kepada nabi, melihat sikap nabi, dan melihat perilaku nabi. Menurut hemat saya, orang-orang mu’tazilah ini justru patut dikasihani. Dia berpegang pada sains sehingga agama harus tunduk pada sains, padahal sains senantiasa berubah. Kebalikannya, Alquran dari dulu hingga sekarang tidak pernah berubah. Lantas mengapa paham mu’tazilah ini bisa berkembang, hal tersebut tidak bisa dilepaskan dari kenyataan bahwa kita belum sepenuhnya mengamalkan sunnah nabi sehingga kita menganggap apa-apa yang terdapat dalam Alquran dan hadis bukan sebagai kebiasaan hidup kita.

Apa yang harus dilakukan dalam waktu dekat?
Betulkan akhlak umat. Kalau sudah betul maka hal-hal yang merusak akan dibuang. Termasuk juga mu’tazilah akan dibuang orang dan bakal kembali kepada Alquran dan sunnah. Dakwah harus difokuskan pada sasaran tersebut yakni memperbaiki akhlak dan mengembalikan pada kebenaran. Seperti saya sampaikan tadi, ini tugas kita bersama, bukan hanya ormas Islam, lembaga Islam melainkan kewajiban serta tanggungjawab seluruh umat untuk mendakwahkan Islam.

H As’ad Said Ali |  Sumber: http://www.nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,4-id,32537-lang,id-c,kolom-t,Jamaah+Tabligh-.phpx

Jamaah Tabligh di Indonesia

Jamaah Tabligh di Indonesia meski tak sepopuler organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah atau NU, namun Jamaah Tabligh terbilang mempunyai anggota yang cukup banyak. Anggota Jamaah Tabligh di Indonesia sangat bervariasi, mulai dari artis sampai dengan tentara, kalangan profesional dll. Pusat markaz jamaah tabligh di Indonesia berada di Jakarta, khususnya di masjid Masjid Kebon Jeruk di Jl Hayam Wuruk, Jakarta Kota.

Di masjid yang sudah berusia lebih dua abad ini, kita akan menjumpai ratusan jamaah yang hampir seluruhnya berjenggot. Mereka juga menggunakan surban, pakaian takwa dan peci putih, yang biasa dipakai umat Islam di Indonesia. Tapi kita juga akan mendapati jamaah yang memakai surban dengan baju panjang sampai lutut, untaian tasbih atau tongkat di tangan, janggut berjenggot, dahi hitam, dan aroma minyak cendana, khas jamaah dari Asia Timur.

Pada acara ijtima’ internasional rombongan jamaah tabligh dari Indonesiapun turut hadir. Rombongan dari Indonesia datang berasal dari berbagai profesi, antara lain pimpinan pondok pesantren, pengusaha muda, eksekutif muda, artis, pedagang kaki lima, pegawai negeri, dan bupati. Artis Gito Rollies adalah salah seorang di antaranya. Acara ijtima’ untuk skala Indonesia juga pernah dilakukan di Medan, Lampung, dan Jakarta.

Acara ijtima’ jamaah tabligh untuk skala Asia Tenggara, baru-baru ini (2004) dilakukan di di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fatah Desa Temboro, Kecamatan Keras, Magetan. Acara yang dihadiri oleh sekitar 20.000 anggota Jamaah Tabligh — ini terbilang istimewa, sebab calon wakil presiden Yusuf Kalla turut hadir dalam acara pembukaan tersebut. Acara ijtima’ ini merupakan awal dari acara khuruj yang menjadi program Jamaah Tabligh.

Sebanyak 20.000 anggota Jamaah Tabligh siap khuruj ke berbagai pelosok di Indonesia. Anggota jamaah sebanyak 20.000 orang – yang juga dihadiri, dari negera-negara ASEAN, Saudi Arabia, Pakistan, India dan beberapa negara muslim lainnya — tersebut akan dipecah dalam rombongan, masing-masing rombongan terdiri atas 7 hingga 12 orang. Tempat yang akan dikunjungi Papua, Maluku, Sulawesi, Kalimantan dan Sumatera. Mereka semua dibekali dengan surat jalan dan identitas diri. Kemudian setelah tiba di tempat yang dituju, mereka harus melapor ke pihak keamanan.

Jumlah Anggota

Jumlah anggota Jamaah Tabligh dibagi pada tiga kategori. Pertama, anggota aktif, yang dimaksud dengan anggota aktif, adalah mereka yang selalu berdakwah (membaca Riyadhus Shalihin atau kitab yang dijadikan referensi oleh Jamaah Tabligh, setelah shalat dhuhur atau Asar di berbagai masjid) dan juga pada umumnya anggota aktif selalu memakai pakaian yang dianggap sunnah seperti pakaian putih dengan sorban dan berjenggot dan juga selalu rutin menghadiri pengajian mingguan setiap Jum’at malam. Jumlah anggota aktif ini tidak terlalu banyak ada sekitar 7.500 orang diseluruh Indonesia. Jumlah anggota aktif ini juga terkait dengan pekerjaan, pada umumnya anggota aktif adalah para pedagang atau wiraswastawan.

Kategori kedua adalah anggota yang setengah aktif, mereka adalah anggota Jamaah Tabligh yang kadang-kadang mau berdakwah (membaca Riyadhus Shalihin atau kitab yang dijadikan referensi oleh Jamaah Tabligh, setelah shalat dhuhur atau Asar di berbagai masjid), mereka juga kadang-kadang memakai pakaian putih dan sorban dan juga kadang-kadang mengahadiri pengajian Jum’at malam. Jumlah anggota kategori kedua ada sekitar 10.000 orang di seluruh Indonesia. Anggota kategori kedua, pada umumnya menjadi pegawai, sehingga mempunyai waktu yang terbatas.

Kategori ketiga, anggota tidak aktif atau masih pada tahap belajar. Karakter anggota ini, tidak pernah mau berdakwah kecuali kalau diajak oleh anggota aktif. Pada umumnya belum begitu paham dasar-dasar Islam. Tidak pernah berpakaian putih (gamis) dan bersorban dan pada umumnya malu kalau menyatakan diri sebagai anggota Jamaah Tabligh. Keterkaitannya dengan Jamaah Tabligh jika diajak khuruj dan mempunyai waktu mereka pada umumnya ikut serta khuruj.Kategori ketiga tidak mempunyai kaitan dengan status pekerjaan. Jumlah anggota non aktif ini sekitar 15.000 orang.

* Wakil ketua umum PBNU

sumber: http://warnet.tblog.com/post/1969944454#comment_anchor

Siapa sangka markaz Jamaah Tabligh(JT) yang berada di pondok pesantren Al Fatah, temboro magetan. Dulunya adalah pondok pesantren yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU). Dulunya disitu sangat kental dengan tradisi-tradisi NU tapi sekarang telah berubah dengan tradisi-tradisi JT. Bukan hanya ponpes al fatah, sekarang ini banyak ponpes NU tradisional yang bergabung dengan JT.Hal ini merupakan sesuatu fenomena menarik yang perlu di kaji. Bahkan kata sebuah LSM banyak warga NU yang berpindah ke JT Mengapa bisa terjadi begitu???

PETA Warga NU
NU adalah sebuah ormas Islam yang besar di indonesia. Melihat NU adalah melihat kyai dan warganya. Masyarakat NU tidaklah seragam walaupun sama-sama dalam satu ormas. Kita dapat memetakan kehidupan warga NU menjadi tiga kelompok/golongan yaitu:

1. NU Liberal
Orang-orang yang termasuk golongan ini memiliki pemikiran yang liberal, jauh dari pemikiran khittah NU namun mereka tetap mengaku sebagai warga nahdliyin, seperti Ulil abshar abdalla dengan JIL (jaringan islam liberal). Secara pragmatis kita bisa menebak bahwa mereka itu tetap mengaku sebagai warga nahdliyin hanya mendompleng agar pemikiran2nya laku dijual. Karena banyak anak muda Nu yang tersedot kedalamnya.

2. NU politik.
Warga NU yang termasuk golongan ini jelas terlihat dihadapan kita. Karena mereka merupakan pelaku-pelaku politik praktis yang terlibat didalam partai politik. Memang massa nahdliyin yang besar sangat menggiurkan untuk mendapatkan suara untuk meraih kekuasaan. Sayangnya banyak warga NU yang punya syahwat politik besar tidak bisa berkumpul didalam satu wadah partai politik akibatnya mereka tidak bisa memperjuangkan aspirasi warga nahliyin. Banyak warga nahdliyin kecewa dengan oknum NU politik ini yang sibuk bertengkar dan mementingkan diri-sendiri lupa membina, mengurus pondok pesantren, majelis taklim dan pemberdayaan nahdliyin karena fokus pada politik melulu.

3.NU tradisional
Golongan ini sangat kuat memegang khittah NU didalam mengembangkan dakwah islam aswaja (ahlu sunnah waljamaah). Para kyai , ustadz dan warga nahdliyin tradisional ini sangat concern terhadap perkembangan NU sehingga aktivitas mereka murni untuk NU. Para kiyai & ustadz lebih banyak mengurus pesantren, majles taklim dan umat. Mereka tidak tertarik dengan NU liberal dan Nu politik yang mereka anggap mengecewakan dan jauh dari khittah NU.

Tertarik dengan JT
Pondok pesantren al fatah yang sekarang menjadi pusat JT dulunya adalah termasuk dalam golongan NU tradisional. Kyai pondok pesantren al fatah saat ini adalah KH Uzairon . para kyai dan ustadz dulunya sangat berpegang dengan tradisi-tradisi NU. Namun melihat realitas bahwa banyak kyai dan anak muda NU yang meninggalkan tradisi-tradisi NU dan sibuk dengan politik dan pemikiran liberal sehingga menimbulkan kerisauan terhadap dawah islam.

Saat itulah muncul jamaah tabligh yang menawarkan konsep da’wah islam yang sesuai dengan paham aswaja NU dan lebih mengedepankan ukhuwah islamiyah &silahturahmi maka banyak NU tradisional tertarik dan bergabung dengan JT. Bahkan saat ini banyak pondok pesantren-pesantren di jawa timur( seperti di malang selatan, malang kota) yang sudah menjadi JT mungkin bisa disebut NU-JT karena mereka selain berkecimpung dengan dawah lewat pesantren juga melakukan da’wah khuruj fi sabilillah seperti jamaah tabligh. Kita dapat menyimpulkan ketertarikan warga NU tradisional terhadap jamaah tabligh yaitu:

1. JT mengedepankan akhlak baik.
Dakwah JT lebih mengedepankan akhlak . hal ini mirip dengan tradisi NU yang toleran, ramah dan sederhana. Para Nu tradisional melihat karkun jamaah tabligh seperti melihat sahabat nabi atau kyai dahulu.

2. JT memuliakan Kyai
Sekarang ini sangat jarang warga nahdliyin yang bersilahturahmi ke kyai-kyai kecuali ada kepentingan tertentu. Aktivis JT sangat memuliakan dan menghormati kyai-kyai dan para ustadz. Ini bisa kita lihat karena dalam ajaran JT ada ajaran ikramul muslimin. Berbeda dengan warga NU politi & liberal yang hanyasilahturahmi ke kyai klo ada kepentingan politik saja. Bahkan NU liberal banyak menolak ajaran kyai NU tradisional dengan mengatasnamakan otonomi pemikiran dan anti taklid serta banyak juga mereka yang tidak mau masuk pesantren belajar kitab kuning lagi. Sebaliknya aktivis JT malah menyambut baik dan menerima setiap nasehat para kyai Bahkan banyak anak2 para aktivis JT yang dimasukkan ke pesantren-pesantren dan menjadi hafiz quran.. Inilah yang membuat ketertarikan NU tradisional kepada JT

3. Dakwah islam militan
Para aktivis JT dikenal sangat militan dalam menyampaikan dawah islam walaupun sedikit ilmunya . sehingga bukan hal aneh kalo JT sekarang ini semakin besar dan bisa meraup pesantren NU dalam da’wah nya. Bahkan pesantren-pesantren NU tradisional yang telah menjadi aktivis JT itu juga berdawah dengan militan. Pesantren al fatah yang dipimpim oleh Gus Uzairon pun juga gencar dalam berdawah. Menurut pengakuan para karkun , Gus uzairon pun berdawah ke kyai-kyai dan ke pesantren-pesantren karena levelnya sama yaitu sama-sama kyai dan pengasuh pesantren.Gus uzairon berdawah ke para kyai dengan akhlak lembut dan mengajak para kyai Nu tradisional untuk menghidupkan sunnah nabi dan silahturahmi. Bahkan adik gus uzairon pun ada yang dikawinkan dengan kyai dari pesantren di malang selatan. Itu menurut pengakuan aktivis JT. Sehingga bukan hal aneh banyak warga NU tradisional tertarik dengan kelemah lembutan da’wah JT.Cepat ato lambat dawah JT akan menjadi da’wah terbesar di jagad Indonesia bahkan Dunia.


Makanya kita tak perlu heran dengan keberadaan JT yang semakin diterima oleh masyarakat indonesia bahkan warga NU tradisional tertarik dengan jamaah JT. Karena dawah sudah menjadi tanggung jawab semua pribadi JT.Namun sangat disayangkan adalah ucapan ahmad baso yang ditulis di islamlib.com yang mencurigai dawah JT sebagai da’wah politik. Menanggapi hal ini warga NU tradisional yang telah disentuh JT menjawab” biarkan realitas yang menjawab, mana yang sibuk berpolitik melupakan masjid dan umat dan yang benar2 ingin memakmurkan masjid?” Demikianlah pandangan penulis terhadap semakin banyaknya warga NU tradisional yang aktif dan bergabung dengan jamaah tabligh. Jamaah tabligh bukanlah ormas tapi sebuah gerakan yang ingin menghdupkan da’wah dan sunnah nabi yang hal ini equal dengan Nu tradisional

Post Terkait:

Cerita mereka yang mendapat Hidayah

Pengalaman Khuruj, Keluar di Jalan Allah, Dakwah Ilallah

Testimoni / Kata mereka tentang Jamaah Tabligh

Artis yang ikut Khuruj Jamaah Tabligh

Tamsil

Ulama yang ikut Khuruj

 

About these ads

94 thoughts on “Jamaah Tabligh menurut Beberapa Ulama

  1. Saya alumnus dari perguruan tinggi swasta di jakarta. Saya ikut program dari sma alhamdulillah sampai skrg. Setelah mengikuti program yg byk org sebut jamaah tabligh sebenarnya tdk ada namanya krn bkn organisasi namun terorganisir dgn baik.

    Kegiatan ini ada tertibnya seperti dahulu saya msh mahasiswa ikut program khuruj 1 hari tiap bln dan libur pjg khuruj 3-7 hari. Semangat belajar meningkat dan risau kalau dlm perjalanan menjaga shalat 5 waktu dimasjid awal waktu.

    Byk orang mengkritik saya krn kerjaan saya hanya bolak-balik masjid dan silaturahmi. Sampai puncaknya stlh saya lulus kuliah saya ingin khuruj 4 bln ke india pakistan bangladesh tetangga maupun keluarga byk yg kritik. Alhamdulillah saya akhirnya diizinkan orang tua u/ brkt dgn bekal saya yg dulu saya tabung.

    Saya dpt visa india dan bangladesh namun pakistan tdk dpt visa krn lemahnya amalan saya. Alhamdulillah byk pelajaran yg didpt khususnya sifat” da’I. Beruntung Allah pilih saya u/ pergi ksana dan jg dpt dtg ke iztima di tongi,bangladesh.

    Disana jumpa umat muslim,ulama” dan pelajar” dari berbagai dunia. Ketika selesai alhamdulillah saya dpt kerja yg alhamdulillah ckp besar dan tetangga heran akan hal itu. Orang tua saya pun bangga dgn saya. Saya jg dpt silaturahmi dgn tetangga sekitar yg kenal maupun tdk krn ikut program khuruj fiisabilillah.

    InsyaAllah taun dpt saya niat nikah dan khuruj ke seluruh alam bersama istri dan menjadikan anak” saya hafizh qur’an dan alim alimah. Tak lupa niat haji 5 thn ke fpn insyaaallah. Blm ada kegiatan agama yg selama ini saya ikuti langsung jumpa umat dan membawa 4 sifat : syukur,sabar,fikir,zikir.

    Jg belajar memuliakan ulama dan terutama khidmat kpd orang tua dan menjaga silaturahmi setiap hari dan 3 hari silaturahmi ke kampung tetangga. InsyaAllah dlm waktu dkt saya dimudahkan cuti oleh Allah dan hadir ke iztima dicikampek tgl 26-30 juni 2012. Saya niat keluar 7 hari krn blm dpt cuti 40hari.

    Insyaallah Allah beri hidayah ke seluruh alam dan yg membaca ikut serta ambil bagian krn kalau hanya membaca dan mendengar tdk akan faham.

  2. Jamaah ini tak memiliki “nama”. Penamaannya bersifat MANASUKA saja.Boleh Anda cek ke pelosok dunia,pasti namanya berbeda-beda. Di suatu daerah, jamaah ini disebut “Jaulah”, ada pula yang menyebutnya dengan jamaah khuruj, (jamaah) majelis taklim, jamaah kompor,atau Jamaah Tabligh. “NAMA” jamaah Rosululoh apa ya??

  3. India , Pakistan , Banglades …. ya Allah berangkatkan saya kesana
    … walau pun saya kurang dalam hal ilmu agama saya niat meneruskan usaha Rasulullah Saw .. Dalam mengajak diri saya dan orang taat pada Allah. … Aamiin

  4. Insya Alloh, jamaah ini bukan organisasi, dan bukan muslim dengan latar belakang NU aja, tapi semua kalangan dan latar belakang,bagi setiap ulama yang ingin berkomentar, hendaknya sudah merasakan lanagsung, dakwah ala Nubuwah dg niat islah diri ini..

  5. Mari kita jadi Pemain dalam Da’wah…., jangan jadi Penonton Da’wah, Siapa yang mau berda’wah dialah yang dapat Hadiah & Hidayah dari Alloh SWT.

  6. sekedar nasehat : jangan lupa wahai ahlul jannah sebelum berangkat ke medan dakwah, persenjatai dulu dirimu dengan ilmu agama yang mumpuni, karena diluar sana ibarat hutan belantara yang setiap tempat memerlukan cara dan ilmu yang berbeda pendekatannya. tetap semangat dalam dakwah !!!

  7. hidayah akan datang apabila ada keinginan untuk kebaikan, DAKWAH ILLALLAH adalah umul hasanah (induk segala kebaikan), insyaAllah jadikan dakwah illallah maksud hidup

  8. oooo jamaah tabligh semoga kalian diberi hidayah segera bertaubat…..dengan kiblat saudi,sebagaimana kiblat org sholat….jadi harus berilmu agama jgn pake otak…jadikanlah alquran dan hadisth sebagai pedoman hidup ..jangan jadi kan india ,pakistan,bangladesh kiblat…itukan tempat 2banyak musibah,wallahu alam

    \

  9. Jaman sudah maju kaya begini masih ada saja orang yang belum paham tujuan jamaah berdakwah.. ke India pakistan Bangladesh itu ada tujuannya untuk belajar dakwah.. menuduh jamaah berkiblat di India dll adalah sebuah kedangkalan atas lemahnya wawasan.. semua umat islam kiblatnya di saudi tentu.. silahkan datang kesana ke negara tersebut .. nanti anda akan tahu ternyata disana jamaah belajar berdakwah..

  10. assalamualikum wrwb.. sebenarnya saya bukan orang yang terlalu taat beribadah. tapi ada baiknya yang punya blog ini sebelum buat artikel ada baiknya terjun langsung dan jangan hanya baca dari buku atau denger dari orang. setau saya ini yg dibilang jt bukanlah organisasi atau jaringan tapi lebih cocok disebut forum bersilaturahmi dan beribadah. soalnya india,pakistan,banglades itu bukan kiblat, ga mungkin khan jemaah tabligh yg dibilang jemaah kompor atau jemaah apalah yang notabennya dakwah dari masjid kemasjid dan kampung ke kampung pedalaman pake kiblat sendiri.. jelas kiblat setiap muslim itu sama. perasaan ga ada di jt pake2 daftar atau sistem rekruitmen dan diwajibkan ke pakistan india atau banglades.. kalo memang lebih banyak duit pasti lebih milih arab,mesir atau negara timteng lainya. saya dulu pernah ikut jt alhamdulilah lebih dekat dengan alloh dan justru lebih banyak belajar disana.. soalnya di jt kalo ga ada ilmunya ga bsa sembarangan ngomong masalahnya nanti bisa salah penyampaian. nahh di sekolah saya belajar ahlul sunah wal jamaah begitu juga dilingkungan saya sekarang. ingat islam itu ada beberapa mazhab jadi tergantung mazhab kitanya.. kalo menurut saya sah2 saja orang mau belajar islam dengan cara apa, dengan mazhab/aliran yg mana untuk menambah ilmu keislaman, asal jangan aliran yg sesat dan menyesatkan. tapi jt saat ini lebih berperan untuk membangkitkan semangat beribadah berjamaah dimasjid, dan melakukan pendekatan persuasif didalam dakwahnya tanpa ada unsur paksaan. ga jauh beda itikaf kalo saya rasa.jadi co dulu pahami baru buat artikel, untuk apa kita berdebat islam tapi kita berada dilingkungan orang islam yang ga tau itu islam seperti apa.wallohualam

  11. Markaz Tabligh di Nizzamudin New Delhi India tdk di kelilingi makam Wali, tapi di daerah tersebut memang ada makam Wali (tepatnya di belakang Markaz) , dan tidak ada hubungannya dengan Jamaah Tabligh, yang memberi nama jamaah tabligh juga bukan orang2 yang mengikuti kegiatan tersebut, tetapi orang diluar jamaah… :)

    Tidak betul juga kalau jamaah tabligh ini dk mementingkan nahi munkar…justru dengan menebar kebaikan, insyaAlloh Nahi Munkar dapat dicegah… untuk penulis saran saya mempelajari dulu latar belakang hal hal yang akan ditulis, jangan hanya bergantung kepada satu atau 2 sumber, bisa bisa jadi fitnah…:)

  12. berbaiksangkalah dan jangan saling menyakiti dengan kepicikan karena lemahnya pengalaman kita,kalau semuanya bergerak untuk menegakan kalimah toyibah bukan memenuhi hasrat napsu buruk dalam diri dan kelompoknya dalam lingkungan atau kelompok manapun dia insyaalloh akan alloh persatukan ,

  13. Tidak ada perkataan yg lebih baik, selain mengajak manusia taat kepada Allah (apalagi di tambah dgn tindakan/berbuat)…siapapun orangnya baik berilmu atau tdk berilmu asal islam ” Semoga Allah menambah rahmat, karunia & kepahaman atas agama”.

  14. Raja dangdut saja bila konser 3 bulan tur keliling Indonesia , tinggalkan keluarga , apalagi Raja Da’wah pasti keluar juga tinggalkan keluarga sebentar cuma 4 bulan aja kok ya gk Bro ….

  15. Kadang kala orang menilai hanya berdasarkan penampilan dari luar atau pemikiran yang tidak berdasar…walupun saya bukan muslim sejati,tapi saya tau JT bukan teroris atau bid’ah yang sebagaimana dituduhkan oleh para ulama wahabi.saya yakin penulis hanya mereferensikan tulisannya berdasarkan cerita dan tulisan orang lain yang juga orang tersebut belum tentu benar adanya…,jadi saya mohon supaya anda menkaji apa yang akan anda sampaikan…wassalam.

  16. Saya sangat setuju dengan cara dakwahnya mendatangi dari pintuke pintu,… tapi kadang saya malah trenyuh kenapa kebanyakan mendatangi orang-orang miskin yang tanpa sepemngetahuan kita iman dan ibadahnya lebih baik dari kita…. Kenapa tidak berdakwah kepada orang-orang kaya dan para pejabat kita yang nota bene mereka orang -orang yg paling banyak melakukan keserakahan dan ketamakan….

  17. Saya dulu pas asyik main gitar di pinggir jln dgn teman2(mabok) . tiba2 ada org pake gamis berjggot ngajak ke mesjid.. aq lari aja lgsung.. karna saya pernah lihat postingan ust ruaifi (salafi) bahwa jt itu sesat.. trus stlah dia pergi mabok lagi deh
    Tp stlah saya lihat ni blog ternyata ga apa2… jd yg mn yg benar ya… kt ruaifi haram ikut JT.. maka nya sy takut.. mabok jak lah

  18. Subhanaullah,alhamdulilah,allahuakbar… Smg allah swt melimpahkan rahmat&hidayah kepada kita semua ​آمِيّنْ… آمِيّنْ… يَ رَ بَّلْ عَلَمِيّنْ

  19. janganlah kita saling sesat menyesatkan antara sesama muslim, karena penilaian kita yang hanya sebatas pengetahuan sedikit tanpa mengkaji terlebih dahulu bisa jadi kita yang tersesat

  20. ribut amat…… coba pelajari dulu yuk sama-sama., klu yakin okay kita ikuti klu sesatya tinggalkan… gitu aja kok repot?

  21. Dulu saya memandang jt sblh mata tp saya ngga pernah komentar,pas di jakarta sring di ajak mendengarkan,ijtima jg, saya menilai gerakan ini sgt bagus

    • Alhmdllh luar biasa ntm akhi,,,,,,
      mari qt sma2 klwr djln ALLAH,,,,,,
      smkn bxk korban InsaALLAh , ALLAH akn mmbrkn qt kpahaman mslh agama

  22. Benahi (dakwah) ke keluarga terlebih dahulu, menurut saya itu lebih penting. Setelahnya dakwah ke luar. Hadist memang harus dipilah, tapi jangan sampai dakwah dilupain. Konsep khuruj saya rasa efektif. Wass.

  23. Apakah dahulu nabi kita dan para sahabatnya pada saat dakwah hanya tinggal dirumah atau menunggu di masjid ? tidak wahai saudaraku, mereka menyambangi kaum-kaum yang belum mengenal islam, mereka rela meninggalkan keluarga, mereka rela mati, dan mereka rela bermandikan darah hanya untuk satu kata, yaitu laailaha illallah, muhammaddarrasulullah

    coba saja kalau nabi kita dan para sahabat nya hanya tinggal di rumah dan menunggu di masjid, apakah islam yang kita banggakan sekrang ini akan sampai kepada kita ?

    manakah yang lebih bijaksana antara seorang pemimpin yang gagah, dan berilmu tapi hanya berkoar ini bidah, ini sesat, ini keluar dari ajran islam. tanpa melakukan tindakan,, ketika melihat islam telah mulai hilang dari dalam diri rakyatnya, ataukah seorang gelandangan miskin sedikit ilmu tapi dngan ilmunya itu ia sekuat tenaga berjuang untuk menyelamatkan saudara-saudaranya dari hilangnya islam dari diri mereka ?
    kita semua pasti sudah tahu jawabannya,, ^_^

    “ketika debu jalanan hilang barulah kau mengetahui kau menaiki kuda atau keledai”
    maafkam apabila ad salh kata,, kesempurnaan hanya milik ALLAH SWT, segala kehilafan dan kebodohan selalu ad dalam diri manusia
    kalau kami sesat semoga ALLAH berkenan membuka pintu maafnya untuk kami, tapi apa bila usaha yang kami lakukan benar semoga ALLAH SWT mengganjar usaha kami ini dengan jannah,,, aamiin aamiin ya rabbal alamin

    subhanaka allahuma wabihamdika asshadu allah ilaha ila anta astagfiruka waatubu ilai

  24. yang menentang JT jgn banyak bicara antum ikut hawa nafsu,
    keluar aja dulu 40hari atau 4 bulan, semua keraguan antum akan terjawab :)
    hidayah ya ALLAH.. Amin

  25. JT…..!!! Siapa Takut….!!!! Semakin Dibid’ahkan, semakin kencang tuh amalannya… makanya percuma aja lho pade koar-koar lewat tulisan. Ujung-ujungnya lho pade akan didoakan untuk dapat hidayah… makanya lebih baik diam aja deh. No Comment aja…!!!

  26. subhanalloh…Maha Suci engkau ya Alloh.manusia pandai bermain kata’tak perlu berselisih mengenai bahasa.yang terpenting berpegang pada kitab & hadist apapun bungkusnya semua saudara kita seiman.Dahwah adalah tugas kita smua yg mengaku umat Rosulluloh SAW.

  27. semua umat islam wajib hukumnya untuk Tablik(mnyampaikan).sy mau tnya pd yg bilang JT Sesat.apa arti TAUHID dlm Amal?????.apa antum sudah sprti shbat ra dlm ibadah???.klo iya.apa yg antum harapkan stlah bramal???..terahir.apa nabi mngajarkan brdakwah smggu skali kya nasrani yahudi.??.antum msih pke hp internet ga usah bicara bid’ah.(jnganlah kamu mniru niru suatu kaum).klo bs jawab sy taklim sama antum..jzklloh..DAKWAH SAMPE MATI…!!!!….

  28. Assalamu’alaikum buat semuanya. ane mau tanya kepada aktifis JT syukur2 yang berlevel ulama JT biar jelas jawabannya, islam itu identik dengan fiqh, aqidah, ahlak dan dakwah yang tidak bisa dipisahkan satu sama lainnya yang merupakan pencerminan keislaman seseorang sekaligus menggambarkan dia beraliran apa, yang ingin saya tanyakan adalah 1. apakah Madzhab Fiqh JT mengikuti salah satu Imam Madzhab yang 4 ? dan 2. apakah Aqidah JT itu mengikuti Imam As’ariyah/Maturidiah ? kalau jawabannya YA alhamdulillah berarti JT saudara saya. 3. pertanyaan ke tiga beranikah aktifis JT dalam dakwahnya menyampaikan bahwa dia Ahlussunahwaljama’ah dengan keterangan seperti di atas? karena nabi sendiri berpesan dan beri PR islam sepeninggalnya akan pecah jadi bbrapa aliran dan hanya satu yang selamat yaitu ahlussunahwaljama’ah, apakah demi ukuwah/TOLERANSI menjelaskan ASWAJA ITU JADI TIDAK PENTING BAGI JT itulah yang menjadi pertanyaan besar umat islam di Indonesia dan karena aktifis JT kesannya kurang terbuka sehingga banyak terjadi fitnah/tuduhan2 sumbang ttg JT. Hayoo aktifis JT dakwahkan islam ke dunia dan dakwahkan juga islam yang benar itu ASWAJA biar non muslim kl mo masuk islam gak bingung mo masuk faham yang mana neh? he he he. ANTI MADZHAB DAN ANTI AS’ARIYAH/MATURIDIYAH ITU BUKAN ASWAJA

  29. Subhaanallah…………. dakwah dengan diri dan harta. Ya Allah hantarkan saya ke India Pakistan Bangladesh. agar hidupku penuh berkah paham agama dan keturunanku menjadi hafidz hafidzah, alim alimah sholeh sholehah amien.
    Jangan lupa ijtima’ di Jawa Tengah besok, 19, 20, 21 Juni 2013 di masjid agung Semarang. sampaikan kepada seluruh umat Islam khususnya umat Islam Jawa Tengah dan sekitarnya. moga Allah membalasnya dengan Surga Firdaus. Amien………..

  30. untuk saudara arifin ente kluar dulu 3 hari insyaallah akan terjawab dengan sendirinya apa yang ente tanyakan, krn klo cuma di jelaskan di forum spt ini ente tdk akan bisa2 faham. ibarat orang melihat buah durian jika dia cuma melihat buahnya saja maka dia tdk mau makan krn buah tersebut berduri, tapi coba klo dia memberanikan diri untuk membukah buah durian tersebut mka dia bisa merasakan kelezatan buah tersebut

  31. begitu pentingkah KHURUJ sehingga komen2nya kebanyakan mengajak KHURUJ ? bahkan ustadz saya pun mengatakan, bagi orang Islam yg belum KHURUJ, maka agama, ibadah, serta do’anya ditolak oleh ALLAH SWT

  32. tambahan …. kalaulah KHURUJ sangat penting dalam agama ini, paling tidak dlm hadist shahih (bukan hadits dhaif) ada menyebutkannya, hadits yg mana ? (ustadz saya berbelit-belit menjelaskan ini)

  33. Baru beberapa bulan ikut JT, hidup yg dulu adem ayem…tiba2 dihantam ujian, cobaan berupa musibah yg datang terus menerus…..tdk ada henti2nya, kenapa bisa begitu ? haruskah mundur….. ???

    • Assalamualaikum To : Abadi ‘ Bukan karena ikut JT Akang Abadi dapet ujian terus menerus kang :) .Kepahaman Agama akan di dapat dengan trus berkurban di jalan Allah, kelak Allah akan beri tau apa makna Ujian tersebut…..amin ya Allah , tingkatkan lagi kluar perbanyaklah muhasabah dan luruskan niat Khuruzh hanya u Belajar dan memperbaiki Diri dan mendekatkan diri ke pada Allah dan Rosululloh SAW, Karena dengan Ujian itu Akang bisa tau Barometer keimanan diri sendiri dalam menyikapi masalah , jika Akang Bersabar dan berserah diri dengan Allah Maka Ujian kesabaran itu akan di gantikan Jadi Kebaikan Dunia Akhirat yang bisa menghapus dosa dosa besar kita terdahulu yang mana kita belum sempat bertaubat. ciri Allah sayang dengan hambanya dia akan di beri UJIAN jika tetap istiqomah dan tawadhu InsyaAllah …Ridho Allah lah yg kita harap. jika akang ingin menjauh tidak akan mengurangi apapun ,sedikitpun kebesaran Allah. InsyaAllah kita sama sama belajar mudah mudahan kita bisa menjaga hidayah yg pernah kita dapatkan dan menyampaikan kepada setiap orang tentang kelezatan keimanan dekat dengan Allah dan Rosululloh ….Amin Ya Allah
      Waalaikumsalam Wr.wb

  34. bnyak orang yg mengaku berilmu,dan lulusan ponpes tp knp masjid2 ttp kosong?krn jaman skrg bnyk org berilmu tp ga pny iman.btul ga gan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s