Saudara- saudara sekalian yang dimuliakan Allah SWT, tentang bayi saudara – saudara sekalian……..bayi berada didalam kandungan ibunya selama kurang lebih sembilan, asupan makanan untuk membuat bayi ini hidup dan berkembang adalah melalui tali pusat yang terhubung keperutnya. Bayi ini tidak paham buat apa kedua tangan, kedua telinga, kedua mata, hidung mulut, kaki dan semua organ tubuh yang lain karena tanpa itu semua toh mereka tetap dapat hidup dan berkembang di dalam alam perut sang ibu.
Bayi ini meyangka bahwa dia akan hidup selama lamanya di alam perut, padahal telah ditetapkan bahwa dia hanya hidup sementara saja di alam perut ibu . Sembilan bulan telah berlalu, maka sang bayi ini pun dipaksa menerima kenyataan bahwa dia harus keluar dari alam perut ibunya menuju ke alam yang baru, yaitu alam dunia. Sekarang semua hijab telah terangkat, semua ketidak jelasan dan ketidak pahaman sang bayi tentang apa maksud diberikannya semua anggota tubuh seperti tangan, mata, telinga, mulut dan hidung yang selama ini dianggap sia sia saja dia diberikan semua itu karena yang dibutuhkan di dalam perut bayi hanyalah tali pusat itu.
bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara saja
kehidupan sebenarnya adalah nanti di akhirat yang kekal selama lamanya
Akhirnya si bayi sadar bahwa semua itu bermanfaat sekali bagi dirinya untuk menjalani kehidupan yang baru di alam yang baru.
Saudara-saudara yang dimuliakan Allah SWT. Ini adalah gambaran tentang kita , betapa Allah SWT telah menurunkan Alqura’an yang berisi perintah, larangan, peringatan, pelajaran, obat dsb yang bermanfaat buat umat manusia yang dibawa oleh malaikat jibril dan disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW agar di sebarkan kembali ke seluruh alam, tetapi kita menganggap semua itu tidak berguna.
Pikiran yang sering muncul adalah buat apa saya Sholat, Puasa, Haji, Sedekah, Silaturahmi, mencari ilmu, baca Al Qur’an, berakhlak baik, tanpa itu aja kita sudah makan, hidup, dan kaya. Tidak sadar bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara saja dan kehidupan sebenarnya adalah nanti di akhirat yang kekal selam lamanya. Agama dianggap sebagai penghambat kemajuan, bisa merugikan atau mengurangi keuntungan dalam bisnis, mengurangi waktu, dll.
Ingatlah!!!!Yang berguna nanti di akhirat hanyalah Iman dan Amal Shaleh.










saya bahkan pernah belajar kalau DNA manusia hampir sama dengan hewan. lihat saja bayi di awal-awal terbentuk, pasti wujudnya seperti ikan sebelum organ-organnya nampak terbagi-bagi.
begitu juga sebelum lahir, bukannya bayi punya kesepakatan Alas tu birabbikum dulu baru bisa lahir ke dunia ?
Tuhan memang hebat ya,.
bagaimana jadinya ya dengan bayi2 yang keguguran… sebenernya udah ada ruh nya enggak?
bener mas adit
kalau di dalam perut ibunda kita, waktu cuma sembilan bulan saja…
trus sekarang hidup di permukaan bumi, juga gak bakalan lama…
termasuk nge‘blog… hehe…
semoga apa yg kita lakukan di dunia maya ini di ridhoi Allah swt… amin…
mas adit, bayinya sekarang dah bisa apa??
“Sesungguhnya setiap kalian dikumpulkan kejadiannya dalam rahim ibunya selama 40 hari berupa nuthfah. Kemudian menjadi segumpal darah selama itu juga (40 hari). Kemudian menjadi gumpalan seperti sekerat daging selama itu pula. Kemudian diutus kepadanya seorang Malaikat maka ia meniupkan ruh kepadanya dan ditetapkan empat perkara, ditentukan rezkinya, ajalnya, amalnya, sengsara atau bahagia. Demi Allah yang tiada illah selain Dia, sungguh salah seorang di antara kalian ada yang beramal dengan amalan ahli Surga sehingga tidak ada di antara dia dan Surga melainkan hanya tinggal sehasta, maka telah mendahuluinya ketetapan takdir, lalu ia beramal dengan amalan ahli neraka sehingga ia memasukinya. Dan sungguh salah seorang di antara kalian ada yang beramal dengan amalan ahli neraka sehingga tidak ada antara dia dan neraka melainkan hanya tinggal sehasta. Maka telah mendahuluinya ketetapan takdir, lalu ia beramal dengan amalan ahli Surga sehingga ia memasukinya.” (HR. Bukhari 6/303 -Fathul Bari dan Muslim 2643, shahih)
Berita Nubuwwah di atas mengabarkan bahwa proses perubahan janin anak manusia berlangsung selama 120 hari dalam tiga bentuk yang tiap-tiap bentuk berlangsung selama 40 hari. Yakni 40 hari pertama sebagai nuthfah, 40 hari kedua dalam bentuk segumpal darah, dan 40 hari ketiga dalam bentuk segumpal daging. Setelah berlalu 120 hari, Allah perintahkan seorang Malaikat untuk meniupkan ruh dan menuliskan untuknya 4 perkara di atas.
JADI SETELAH 4 BULAN BARU ADA RUHNYA MAS….
Semoga Allah Kabulkan Bang Ning….kalau ga dihitung amal Shaleh berarti kita sia sia ya….
Udah bisa tengkurep…..minta digendong….makan bubur….nyakar….ketawa……kadang ngeliatin cicek pa oke…..pak oke dah berapa bulan istrinya hamil?
Asl…benar ya saudaraku, moga kita sadar akan hal ini.